Teror Beruntun Ulama, Siapa Dalangnya?

Vivi, wanita berusia 28 tahun yang diduga mengalami gangguan jiwa, diringkus sesaat setelah menikam seorang ustaz saat salat subuh di Masjid Darul Mustaqin, Depok, Jawa Barat, pada Minggu, 11 Maret 2018.
Sumber :
  • VoxPop/Zahrul Darmawan

Sejauh ini, lanjut Iqbal, polisi masih melakukan pendalaman penyidikan tokoh di balik ancaman. Selain itu, Iqbal mengatakan, polisi juga menyelidiki koneksi dengan kasus-kasus penyerangan yang lain di beberapa daerah lain.

img_title Terungkap, Wanita Diduga Stres 2 Kali Aniaya Ustaz di Depok

Iqbal menuturkan Satgas Nusantara (Satgas Pemburu Hoaks dan Siber Polri) telah menyampaikan beberapa pesan terhadap masyarakat bahwa tidak semua kejadian yang beredar di masyarakat sesuai dengan yang terjadi.

Menurutnya, ada beberapa kasus yang memang benar terjadi kekerasan terhadap pemuka agama. Namun, ada pula kejadian yang difabrikasi seolah-olah kekerasan terhadap pemuka ulama padahal kriminal biasa.

img_title Duel Menegangkan Ustaz Abdul dan Wanita Stres Penyerangnya

Bahkan, ada pula yang tidak terjadi kekerasan sama sekali, tetapi dikabarkan seolah terjadi kekerasan pada ulama. "Jadi, dibumbu-bumbui, dikemas sedemikian rupa, sehingga seperti nyata. Nah, yang di Depok, ada juga modus baru. Ini yang kami dalami," ujar Iqbal.

"Intinya begini, bahwa Polri melakukan pendalaman soal siapa yang menjadi aktor di balik kasus ini. Tetapi, belum tentu aktor ini yang mendesain kasus yang ada," lanjutnya.

img_title Polisi Sebut Korban Wanita Gila di Depok Ketua RT

Dugaan ini cukup beralasan. Sebab, belum lama ini Polri berhasil mengungkap aksi kelompok pelaku ujaran kebencian yang menyebarkan berita bohong, alias hoax. Sindikat tersebut Muslim Cyber Army yang tergabung dalam grup WhatsApp bernama The Family MCA.

Tim siber Bareskrim merilis tersangka anggota MCA

Kelompok Muslim Cyber Army yang menyebarkan isu provokatif dicokok polisi.

Kelompok ini diduga melakukan kejahatan dengan melempar isu provokatif di media sosial. Beberapa isu krusial yang dimunculkan seperti kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI), penculikan ulama hingga penyerangan terhadap nama baik Presiden, serta tokoh-tokoh tertentu.

Setidaknya, 14 anggota terkait MCA sudah diamankan aparat. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyatakan delapan orang ditangkap pada awal 2018. Sementara itu, enam pelaku lain yang diduga anggota inti dari The Family MCA dicokok pada Senin 26 Februari 2018.

Bagaimana pun, kasus teror dan kekerasan terhadap tokoh-tokoh agama di beberapa daerah, bukanlah isapan jempol belaka. Tetapi, menggunakan isu tersebut untuk memecah belah persatuan bukanlah cara yang bijak. Maka, pengusutan kasus ini oleh aparat penegak hukum penting untuk segera diungkap siapa dalang dan apa motifnya. (asp)

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon

Marak Tokoh Agama Diserang, Fadli Zon Ingatkan Peristiwa Kanigoro

Menurut Fadli Zon, pada tahun 1965 dulu juga banyak teror dan provokasi terhadap umat Islam. Salah satunya peristiwa Kanigoro

img_title
VoxPop.co.id
21 September 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut