Merajut Golkar Baru

Pendaftaran bakal calon ketua umum Partai Golkar.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

Pertama, Azis Syamsudin, lahir di Jakarta 31 Juli 1970. Ketua Komisi III DPR ini sudah dua periode duduk di DPR sejak tahun 2009 dan berangkat dari daerah pemilihan Lampung. Peraih S3 bidang hukum pidana internasional Universitas Padjajaran Bandung ini pernah menjabat sebagai Ketua PPK Kosgoro tahun 1957, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Bappilu DPP Partai

img_title Menko Airlangga: DSI Bakal Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Ekspor SDA

Kedua, Setya Novanto, lahir di Bandung 12 November 1954. Ia politikus asal Jawa Barat yang diusung oleh Partai . Ia duduk di DPR selama dua periode sejak tahun 1999 hingga 2019, sebagai perwakilan dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur.

Tanggal 16 Desember 2015, Setya Novanto memutuskan mundur dari jabatan Ketua DPR, lantaran namanya tersangkut dalam kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

img_title Menko Airlangga Ungkap Faktor Utama Rupiah Melemah: Permintaan Dolar Tinggi

Mantan Ketua Fraksi pada 2009-2014 ini sejak muda terbilang giat. Ia pernah melakoni sebagai penjual beras dan madu di Surabaya saat di masa kuliah di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Karir politik Setya Novanto dimulai pada tahun 1974 lewat Kosgoro dan terus cemerelang hingga menjadi anggota DPR pada tahun 1999.

Ketiga, Ade Komarudin. Ia lahir di Purwakarta, 20 Mei 1965. Ia kini menjabat Ketua DPR sebagai pengganti Setya Novanto yang mengundurkan diri. Alumni UIN Syarif Hidyatullah ini telah berkarir di DPR sejak tahun 1997 hingga nanti tahun 2019.

img_title Mulai Hari Ini! Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi, Mobil Pribadi Maksimal 50 Liter

Sejak awal karir politik Ade Komarudin memang dimulai dari Partai . Di tahun 2010, ia juga pernah didaulat menjadi ketua umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia atau SOKSI.

Sejak tahun 2014 hingga 2016, Ade Komarudin ditunjuk menjadi Ketua Fraksi Partai di DPR. Hingga kini karirnya terus berkembang. Ade juga diketahui kerap menuliskan sejumlah karya, seperti HMI Menjawab Tantangan Zaman (1990), Biografi Ratjih Natawidjaya, Anak Guru dari Sumedang dan lainnya.

Keempat, Mahyudin Indra Bambang Utoyo. Kiprahnya memang belum banyak tersentuh media. Namun politikus senior ini diketahui pernah menjabat Ketua Pemenangan Pemilu Sumatera. Ia juga pernah menjadi Ketua Umum Angkatan Muda Perubahan Indonesia (AMPI) pada 1994.

Mahyudin merupakan putera dari Jenderal Bambang Utoyo, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) ke-4 yang menjabat dari tanggal 27 Juni 1955 – 28 Oktober 1955. Kini Mahyudin menjabat sebagai Wakil Ketua MPR untuk periode 2014-2019.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut