Bersiap Menggugat Ford
- voxpop.id/Yasin
“Memang itu hak mereka, agar aftersales-nya terus berjalan. Tetapi, itu sama saja menunjukkan keangkuhan dari FMI. Harusnya mereka menawarkan jalur alternatifnya. Masa mau melupakan para diler yang sudah bekerja keras membangun nama Ford di Indonesia,” ujar Harry.
Sementara itu, Andee mengatakan, buntut somasi yang dilayangkan, mengancam peluang mereka menjadi pihak yang akan ditunjuk sebagai pengganti FMI di Indonesia. Tapi, menurut dia, somasi perlu dilakukan, bahkan kalau perlu sampai ke tahap gugatan ke pengadilan, karena FMI tak memberikan respons positif hingga saat ini.
"Para diler tidak bisa terus menerima kerugian. Kondisi saat ini diler tetap beroperasi, tapi dalam kondisi berdarah. Jadi enggak ada bedanya. Kami digorok di leher, sudah berdarah tapi dibiarkan mati pelan-pelan,” kata Andee.
Andee juga mengaku siap, jika nanti RMA Group yang ditunjuk secara resmi sebagai perwakilan Ford di Indonesia. "Saya pasrah jika saja perusahaan lain yang ditunjuk. Yang penting kami bikin somasi dulu sekarang, biar enggak nol banget," tuturnya.
