Penduduk Miskin Indonesia Berkurang, Benarkah?

Potret kemiskinan: dua ibu bekerja memecah batu jadi kerikil
Sumber :
  • Antara/ Oky Lukmansyah

"Jadi mudah-mudahan saja kalau sekarang membangun tol trans Jawa, mudah-mudahan sampai Surabaya nanti bisa menyerap pekerja menengah bawah," kata dia.

img_title Cara Ganjar Atasi Kemiskinan Ekstrem di 5 Kabupaten Jateng

Sementara, jumlah penduduk miskin di Sumatera tercatat sebanyak 6,28 juta atau 11,22 persen. Di Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 2,14 juta orang atu 14,96 persen, dan di sulawesi sebanya 2,11 juta orang atau 11,17 persen. 

Stabilitas harga pangan kunci tekan kemiskinan

img_title DPD Dukung Kemensos Kawal Implementasi Pemutakhiran Data

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik kabar ini. Hal ini merupakan angin segar pemerintah di tengah upaya keras yang dilakukan untuk mendorong perekonomian. 

Namun dia menjelaskan, meskipun ada kenaikan pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada akhir 2015 dan kuartal I 2016 yang tercatat menjadi 4,92 persen, tak akan secara langsung mengurangi tingkat kemiskinan secara signifikan. karena ada faktor lain yang menjadi penentu. 

img_title Wah, Masih Ada 160 Ribu Wisatawan Asing Masuk RI di Tengah Covid-19

"Karena kemiskinan melihat mereka-mereka yang penghasilannya paling rendah apakah di bawah atau di atas garis kemiskinan. jadi itu tidak mesti bersambung dengan baik," kata Darmin di kantornya Senin 18 Juli 2016. 

Darmin mengatakan, terjadinya penurunan angka kemiskinan adalah imbas dari stabilnya harga pangan. Sebab, menurut Darmin, Tingkat kemiskinan selalu berkaitan dengan harga pangan. 

"Karena tingkat kemiskinan banyak dipengaruhi oleh harga pangan sebetulnya," kata Darmin 

Karena itu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan, akan berupaya menciptakan stabilitas harga yang berkelanjutan. Sehingga upaya pengentasan kemiskinan dapat terus membuahkan hasil. 

Validasi data kemiskinan dipertanyakan

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati melihat ada kejanggalan dari publikasi BPS terkait dengan angka kemiskinan.  Data kemiskinan yang disampaikan tidak konsisten, dan dipertanyakan validitasnya.. 

Menurut Enny, makanan merupakan yang memberi sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan adalah Makanan. Sementara, harga bahan makanan sendiri pada periode tersebut mengalami ketidakstabilan.

"Jadi yang ingin saya katakan adalah di tengah kenaikan volatile food yang begitu besar bagaimana BPS menghitung peningkatan angka garis kemiskinan ini," kata Enny kepada VoxPop.co.id, Senin 18 Juli 2016. 

Hal ini menurutnya harus diperjelas oleh BPS, terlebih lagi ada kenaikan batas nominal garis kemiskinan. Kebijakan itu harus dijabarkan kepada publik secara transparan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut