Mafia Reklame Kuasai Jembatan Jakarta

Jembatan penyeberangan orang di Pasar Minggu roboh
Sumber :
  • ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya

VoxPop.co.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda seluruh kawasan Ibu Kota akhir pekan lalu. Hujan angin kali ini tak hanya melumat ranting pohon, tetapi menyapu atap mal dan juga merobohkan jembatan. Kondisi jembatan yang keropos ditambah ditempel papan iklan tak bisa menjadikan bangunan itu kokoh seperti sediakala. Dalam sekejap, pagar jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Minggu itu roboh.

img_title Jembatan Roboh Akibat Banjir Bandang di China, 11 Tewas-30 Hilang

Peristiwa ini memakan korban jiwa. Tiga orang meninggal dunia dan tujuh lainnya alami luka-luka. Korban selamat sudah mendapat perawatan intensif di rumah sakit terdekat. Kasus jembatan roboh ini langsung menjadi sorotan pemimpin Jakarta.

Kepolisian Daerah Metro Jaya turut menyelidiki insiden robohnya jembatan tersebut. Hingga kini polisi masih belum tahu penyebab utama peristiwa itu.

img_title Jembatan Ambruk di Pacitan, Belasan Orang Terperosok ke Sungai 2 Luka-luka

"Puslabfor (pusat laboratorium forensik) yang akan meneliti apa penyebab robohnya JPO tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Fadil Imran kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 27 September 2016.

Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebutkan jembatan roboh diduga lantaran ada reklame yang dipasang Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta di pagar atas jembatan.

img_title Viral Video Jembatan Roboh saat Diresmikan

Berdasarkan hasil penelitian Puslabfor nanti, polisi baru akan menentukan siapa saja yang layak dipanggil. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal M. Iriawan menambahkan, penyidik kepolisian turut mengusut kasus robohnya jembatan itu.

Penyelidikan tersebut akan dilakukan menyeluruh baik dari peristiwa hingga dugaan praktik korupsi. "Belum sampai ke sana (korupsi). Kami kan baru akan melakukan penyelidikan. Kan ada yang meninggal di sana. Berikan kami waktu penyelidikan. Kami akan libatkan laboratorium forensik. Dinas Perhubungan belum kami panggil kalau memang ada keterkaitan,” kata Iriawan.

Iriawan pun sudah memerintahkan agar Polres setempat dibantu oleh tim Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus ini. “Kalau memang tidak ada maintenancenya, ya sudah, lain kali harus ada maintenance-nya," lanjut dia

Dia menegaskan, jika memang ada kelalaian dari pihak terkait yang mengabaikan perawatan jembatan, maka polisi akan meminta pertanggungjawaban.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut