Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Kenapa Bisa?

Kenaikan harga cabai di beberapa daerah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Meski demikian Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional, Abdullah Said, mengkritik keberadaan Toko Tani Indonesia. Dia menilai TTI tidak efektif dalam mengendalikan harga pangan. 

img_title Kemendag Bantah Izinkan Impor Cabai

“Beberapa komoditas pangan tidak bisa distabilkan lewat TTI, karena pertama, tidak banyak masyarakat yang mengetahui TTI dan jaraknya jauh dari pemukiman warga, tidak strategis,” ujarnya. 

Dia menegaskan pemerintah harus segera mencari solusi untuk mengatasi keterbatasan pasokan cabai  rawit ini. Solusi utamanya adalah peningkatan produksi cabai rawit. 

img_title Harga Cabai Bakal Berangsur Normal Dalam Dua Bulan

“Ini menjadi tugas Kementerian Pertanian untuk fokus pada produksi,” ujarnya.

Diutarakan Abdullah, saat ini suplai cabai terbatas, meski tidak terjadi kelangkaan. Dia mencontohkan saat ini pasokan cabai rawit di sejumlah daerah mengalami penurunan seperti di Jakarta. Meski demikian stok di Blitar, Lumajang, di Jawa Timur, cukup tinggi. 

img_title Cara Cerdas Sikapi Mahalnya Cabai ala Wali Kota Semarang

“Pasokannya katakanlah 300 ton, turun menjadi 150-50 ton. Jadi ada setengah lebih penurunannya,” katanya.

Dia menyesalkan sikap pemerintah yang tidak bisa mengatasi kesenjangan distribusi pangan di daerah-daerah hingga menyebabkan harga cabai melonjak. Para pedagang pun terpaksa mengambil inisiatif untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan mengambil cabai langsung dari petani seperti di Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Bali.

“Harga tak terkendali ini tidak bisa diatur pemerintah, sehingga kami mengambil langkah itu. Hampir semua komoditas, khususnya cabai,” ujarnya.  (one)

Harga cabai rawit merah

Ada Bandar Besar Bikin Harga Cabai Rawit Merah Melambung

Kesalahan bukan pada petani.

img_title
VoxPop.co.id
6 Maret 2017
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut