Taktik Polisi Razia Kendaraan Besar-besaran

Razia Pengendara Sepeda Motor Di JLNT Kasablanka
Sumber :
  • VoxPopnews/Ikhwan Yanuar

VoxPop.co.id – Tiap kali mendengar kata razia kendaraan, banyak masyarakat merasa gentar, entah apa sebabnya. Sepertinya sebagian dari mereka yang kadung takut, punya trauma tersendiri dengan razia kendaraan. Padahal jika kelengkapan berkendara termasuk surat-surat kendaraan sudah terpenuhi, tak bakal ada perkara dengan polisi, apalagi ditilang.

img_title Catatan Untuk Rombongan Mobil yang Diamankan Polisi di Tol Andara

Informasi seputar razia kendaraan juga kerap mengisi pembicaraan grup-grup WhatsApp, hingga media sosial lain. Tak sedikit lalu menyebarkan informasi apabila menemukan kegiatan razia kendaraan oleh kepolisian.

"Awas ada razia polisi di sana, hati-hati," bunyi pesan singkat yang akrab mengisi percakapan warga di Tanah Air.

Polisi pun sadar betul wibawanya buruk jika dikaitkan dengan razia. Sebagian masyarakat menilai momentum ini acap dimanfaatkan polisi cari-cari kesalahan pengendara, padahal tidak juga. 

img_title Polantas Tertabrak Motor Saat Atur Lalu Lintas di Cililitan

Menurut Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, untuk meminimalisir rasa ketidakpercayaan masyarakat dengan polisi, pihaknya punya taktik sendiri, yakni menggelar kegiatan bersandi Operasi Simpatik. Operasi ini sebenarnya rutin saban tahun dilakukan. Kali ini digelar mulai 1 hingga 21 Maret 2017 mendatang.

Sesuai dengan namanya, operasi bertujuan dapat mendulang rasa simpati dari masyarakat ke polisi. Bahkan pemberian surat tilang dijanjikan diminimalisir, diganti dengan teguran yang mengedukasi. Selain di jalanan, bahkan keramahan polisi juga bakal diperlihatkan hingga ke tempat pembuatan SIM, dan ke wilayah-wilayah pendidikan.

img_title Polantas yang Minta Sekarung Bawang ke Sopir Truk Ditahan

"Operasi Simpatik ini dilakukan untuk mengurangi ketakutan masyarakat terhadap Polantas. Justru kita harus lebih meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polantas. Target ranah Operasi Simpatik adalah bagaimana kita memperbaiki diri, mengolah kegiatan kita, dan mengajak masyarakat, sehingga rasa saling berempati pun tumbuh,” kata Royke, di NTMC Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 1 Maret 2017.

Minim Sadar Lalu Lintas

Operasi Simpatik digelar sebagai salah satu strategi polisi meningkatkan tren kepatuhan lalu lintas berkendara di Tanah Air. Sebab saat ini masih terbilang minim, cocok dengan data yang disampaikan Korlantas Mabes Polri. Data menyebut, kecelakaan masih jadi salah satu faktor penyumbang terbesar angka kematian di jalan raya.

"Sebanyak 30 ribu (orang) meninggal di jalan tiap tahun. Ini angka yang mengerikan, bahkan kalau boleh saya katakan, kecelakaan di Indonesia ibarat pasir yang ada di lautan, sangat banyak," kata Royke.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut