Kala Bom Hidrogen Korut Getarkan Bumi
- USGS
Bentuk perangkat yang memanjang tersebut menunjukkan perbedaan nyata dari gambar perangkat berbentuk bola yang dirilis Korea Utara pada Maret tahun lalu. Korea Utara menggunakan perangkat bilik dari bom hidrogen dua tahap (two-state hydrogen bomb).
![]()
Korea Utara tak henti-hentinya menguji coba rudal balistik antarbenua.
“Bom fisi utama dan tahap fusi sekunder dihubungkan secara bersamaan dalam bentuk jam pasir," kata Lee Choon-geun, peneliti senior di Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan.
Kekuatan
Kekuatan dari ledakan bom hidrogen ini bisa mencapai ratusan hingga ribuan kali lebih kuat daripada bom atom.
Kekuatan ledakan bom atom sering diukur dalam kiloton atau seribu ton TNT. Sementara itu, bom termonuklir umumnya diukur dalam megaton atau satu juta ton TNT.
"Bom yang dideklarasikan Korea Utara pada hari ini (3 September 2017), jika Anda melihat bentuknya, bagian depannya terlihat seperti bom atom yang memicu fisi nuklir, dan bagian belakang adalah tahap kedua yang menghasilkan reaksi fusi nuklir," ungkapnya.
