Korut Tepis Tuduhan AS soal Serangan Siber, Ancam Akan Balas

Ilustrasi bendera Korea Utara.
Sumber :
  • Istimewa.

Jakarta, VoxPop Korea Utara (Korut) menyangkal tuduhan Amerika Serikat (AS) bahwa negaranya berada di balik aktivitas peretasan internasional baru-baru ini. 

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Korea Utara menyebut tuduhan terkait serangan siber tersebut sebagai fitnah absurd.

Seorang juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri Korut mengatakan AS sedang membangun narasi tentang ancaman siber yang tidak ada untuk tujuan politik, dan menggambarkan klaim tersebut sebagai fitnah yang absurd untuk menodai citra Korea Utara.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

"Baru-baru ini, lembaga-lembaga pemerintah AS, 'media reptil', dan organisasi penyebar narasi konspirasi berusaha menebar pemahaman yang salah tentang DPRK kepada komunitas internasional, dengan membicarakan apa yang mereka sebut 'ancaman siber' dari DPRK yang sebenarnya tidak ada," kata sang jubir menurut laporan Kantor Berita Korut, KCNA, dilansir dari ANTARA, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia mengatakan AS yang mengaku memiliki kekuatan teknologi siber terbaik di dunia justru menyebut diri sebagai "korban," sementara Korut selalu dikaitkan dengan semua penipuan siber.

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

Ia menambahkan tuduhan AS itu merupakan kelanjutan dari kebijakan bermusuhan AS terhadap Korut dan bermotif politik.

Korut memperingatkan akan secara aktif mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela kepentingannya dan melindungi hak serta kepentingan warganya.

AS telah berulang kali menuduh Korut melakukan aktivitas siber yang disponsori negara, termasuk peretasan, pencurian mata uang kripto, dan jaringan pekerja TI di luar negeri.

Departemen Keuangan AS pada Maret menjatuhkan sanksi terhadap enam individu dan dua entitas yang terkait dengan operasi pekerja TI Korut, dengan alasan mereka membantu menyalurkan pendapatan ilegal melalui aset digital.

Sumber: Anadolu

Presiden RI Prabowo Subianto

Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

Menurut Prabowo, permintaan tersebut mencerminkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai negara yang konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut