Misteri di Balik Pengusiran Ustaz Somad di Hong Kong
- Facebook Ustadz Abdul Somad
Yang menjadi pertanyaan, penolakan otoritas Hong Kong terhadap ustaz Somad itu didasarkan atau dilihat berdasarkan informasi dari mana atau kriteria yang seperti apa. Ini yang dianggap perlu untuk ditelusuri.
"Apakah hanya dari medsos sepihak, atau pihak lain. Dalam posisi ini, perlu sikap kita terhadap WNI menjamin keberpihakan kita terhadap WNI," katanya menegaskan.
Ia pun meminta agar pemerintah Indonesia segera bergerak cepat, agar tidak ada lagi salah paham dan kejadian seperti ini tak akan terulang lagi. Dalam kasus ustaz Somad ini, terlebih lagi, pemuka agama ini sempat mengalami kejadian yang tak mengenakkan saat di Bali, beberapa waktu lalu.
"Kita harap ini tak ada sangkut pautnya. Tapi kita ingin ada semacam action tegas dari pemerintah bahwa warga negara ini clear, tak ada persoalan. Kita tak ingin warga negara kita dianggap sebelah mata atau dianggap salah negara lain tanpa bukti otentik," ujarnya.
"Yang ingin saya sorot bagaimana negara itu benar-benar hadir saat warga negaranya mendapatkan kesulitan di negara lain," tambahnya.
Sementara itu, pakar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana, menyatakan bahwa Hong Kong memiliki hak untuk menolak atau memberikan izin orang asing masuk ke negaranya.
Namun, untuk kasus yang menimpa ustaz Somad ini memang perlu dilihat lebih lanjut. Terlebih lagi, ustaz Somad diadang setelah keluar dari pesawat, belum sampai diperiksa di imigrasi setempat.
"Dalam prosesnya itu, biasanya nama-nama yang berbau Islam itu sering mendapat pertanyaan-pertanyaan. terus diwawancara. Dan kalau jawaban-jawabannya dianggap tidak memuaskan dan mereka tidak bisa menerimanya, yang bersangkutan tidak boleh masuk," katanya saat hadir di acara yang sama.
Ia menegaskan pihak Indonesia tidak bisa memaksakan otoritas Hong Kong menjelaskan apa yang menjadi penyebab ustaz Somad ditolak.
"Kayak kasus Jenderal Gatot, sampai saat ini, Amerika tidak memberikan keterangan apapun. Kita tak punya hak untuk mendapatkan klarifikasi," katanya.
Kemudian, ia menambahkan kemungkinan pada kasus pengusiran ustaz Somad ini, informasinya dari pihak maskapai.
"Biasanya maskapai akan menyampaikan nama-nama dan pihak yang di bawah melakukan pengecekan melalui medsos. Kita harus hati-hati," ujarnya.
