Mata Elang Rampas Mobil TNI, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal
- VoxPop/Willibrodus
VoxPop – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman geram melihat anak buahnya Serda Nurhadi jadi incaran mata elang atau debt collector. Aksi ini terjadi di kawasan Jakarta Utara. Dudung minta semua yang menghalangi tugas TNI harus diproses hukum.
Diketahui, aksi Serda Nurhadi yang dikepung mata elang lantaran ingin menyita mobil milik warga itu jadi sorotan publik. Nurhadi hanya berniat membantu pengemudi yang ingin ke rumah sakit.
Tapi ternyata, mobil yang dikendarai warga tersebut menunggak bayar. Alhasil mata elang mau mengambil alih mobil tersebut. Apesnya, mata elang itu tak perduli jika Nurhadi seorang anggota TNI.
Pasca kejadian itu, 11 mata elang yang mengadang Nurhadi ditangkap Polres Metro Jakarta Utara untuk segera diperiksa dan ditahan. Tak hanya soal mata elang yang mau rampas mobil TNI. Ada berita lain yang tak kalah menariknya sepanjang Senin 10 Mei 2021, di antaranya:
1. 11 Mata Elang Ditangkap Gara-gara Rampas Mobil TNI Serda Nurhadi
Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan TNI berhasil meringkus 11 orang matau elang atau debt collector yang sebelumnya berusaha merampas mobil Honda Mobilio B 2683 BZK yang dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi.
Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menjelaskan, para pelaku berhasil diringkus pihaknya pada Minggu 9 Mei 2021, di lokasi yang berbeda.
Diketahui berinisial para pelaku yang mencegat dan berusaha rampas mobil tersebut yakni YM (23), JAK (29), HHL (26), HEL (27), PA (29), GL (38), GYT (27), JT (21), AM (27), DS (26), dan HRL (25). Baca selengkapnya di sini
2. Ganjar: yang Larang Mudik Itu Siapa? Mudik Silahkan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan santai menjawab mengenai larang mudik yang digaungkan pemerintah pusat. Bagi dia, kebijakan itu perlu dimaknai secara utuh dan jernih, bukan secara emosi. Pemerintah pusat, kata Ganjar, tidak melarang masyarakat mudik. Mudik bisa tetap berlangsung dengan cara virtual seperti tahun kemarin menyesuaikan masa pandemi COVID-19.
"Sing ngelarang mudik iki yo sopooo (yang ngelarang mudik itu siapa)? Mudik itu boleh silakan, monggo. Ajak anak istri saudara atau siapa pun untuk mudik. Tapi mudiknya virtual saja. eling - elingan. (diingat - ingat). Virtual saja," ujar Ganjar saat menyampaikan pernyataan itu lewat akun Instagramnya @ganjar_pranowo, dikutip VoxPop. Baca selengkapnya di sini
