Intip Cerita Film SAMAWA, Drama Religi yang Mengangkat Realita Kekerasan dalam Rumah Tangga

Film Samawa
Sumber :
  • IG @travelstoriespictures

Jakarta, VoxPop – Film terbaru dari Travel Stories Pictures (TSF), bertajuk SAMAWA, mengangkat isu sensitif mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Film ini menyajikan kisah yang relevan dengan kehidupan nyata dan mengandung pesan kuat yang menyentuh emosi penonton.

img_title Ikhtiar Menjemput Pasangan Hingga ke Pelaminan dengan Amalkan Doa Singkat ini Agar Mendapat Kemudahan Jodoh

Sutradara sekaligus penulis film ini, Ganank Dera, menuturkan bahwa banyak isu sosial di sekitar kita yang jarang menjadi pembahasan karena dianggap tabu atau kontroversial. Scroll lebih lanjut ya.

"Banyak isu sosial yang sebenarnya terjadi di sekitar kita, tetapi tidak banyak dibahas karena dianggap tabu atau kontroversial," ujar Ganank saat ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

img_title Sinopsis Film Pendek Amazing Fantastic Extraordinary People yang Menang Tapestry of Indonesia

Ganank menyampaikan bahwa SAMAWA diharapkan bisa membuka ruang dialog bagi publik tentang kompleksitas hubungan pelaku dan korban dalam konteks KDRT.

img_title Fakta-Fakta Film Istimewa, Angkat Perjuangan Anak Disabilitas

"Kami ingin membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk melihat fenomena ini dari berbagai sisi, tanpa memberikan penilaian mutlak," sambungnya.

Dia menambahkan bahwa film ini bukan pembenaran terhadap KDRT, melainkan upaya untuk menggambarkan kenyataan bahwa fenomena ini jauh lebih kompleks.

"Film ini bukanlah pembenaran terhadap KDRT, tetapi sebuah upaya untuk memaparkan bahwa fenomena ini ada dan lebih rumit dari yang terlihat di permukaan. Kami serahkan penilaian kepada penonton," tambahnya.

Film ini berpusat pada kisah Yura, diperankan oleh Badriyah Afiff, seorang wanita Jawa yang menikah dengan Andi, diperankan oleh Alexzander Wlan. Mereka menjalani kehidupan pernikahan yang awalnya harmonis, tetapi perlahan berubah akibat rahasia kelam yang dilakukan oleh Andi. Lewat genre drama religi, film ini berupaya mengupas makna Sakinah, Mawaddah, Warahmah (SaMaWa) dalam konteks pernikahan modern.

Ganank mengaku bahwa cerita film ini terinspirasi dari kenyataan yang dialami banyak pasangan.

"Kita sering mendengar doa SaMaWa dalam setiap pernikahan, tetapi menjaga itu tidaklah mudah. Konflik seperti KDRT, perselingkuhan, dan perceraian menjadi tantangan besar. Film ini adalah refleksi dari perjuangan banyak pasangan muda yang rentan terhadap masalah tersebut," ujarnya.

Alexzander Wlan yang berperan sebagai Andi mengakui bahwa mendalami karakter seorang pelaku KDRT memberinya banyak pelajaran penting.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut