Dispatch Ungkap Chat Ahn Jae Hyun-Goo Hye Sun, Ini Transkip Lengkapnya
- Allkpop
VoxPop – Media Korea Selatan, Dispatch merilis rangkaian percakapan chat Goo Hye Sun dan Ahn Jae Hyun sejak 2018. Dalam percakapan tersebut, terlihat bagaimana rumah tangga pasangan itu dari yang tadinya masih mesra hingga berakhir pada perceraian.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, skandal perceraian Goo Hye Sun dan Ahn Jae Hyun tengah menghebohkan publik sejak pertama kali diketahui pada pertengahan Agustus 2019 lalu.
Setelah kedua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain lewat pernyataan resmi mereka dan curhat di media sosial masing-masing, akhirnya fakta sebenarnya terungkap dalam percakapan chat mereka.
Berikut ini percakapan lengkap Goo Hye Sun dan Ahn Jae Hyun yang diungkap Dispatch, dikutip dari Allkpop, Kamis, 5 September 2019.
1 September 2018
Goo Hye Sun: Sayang, aku mau tidur. Aku mencintaimu. Kerja keras ya sayang.
Ahn Jae Hyun: Aku bukan bayi. Aku baru selesai. Aku juga mencintaimu, sayang. Aku harus kerja besok pagi.
G: Aku mencintaimu. Aku tidur ya.
A: Aku mencintaimu, sayang.
10 September 2018
A: (Mengirim foto langit) Ini secantuk foto-fotomu.
G: Aku sudah lihat. Cantik sekali.
A: Sangat cantik. Sayang, kamu lagi makan daging?
G: Iya. Aku mencintaimu, sayang.
A: Aku juga mencintaimu. Aku ke sana sekarang.
28 September 2018
G: Sayang, maafkan aku.
A: Kenapa minta maaf?
G: Maaf karena aku marah.
A: Hehehe. Enggak apa-apa. Enggak perlu minta maaf.
23 Oktober 2018
G: Kamu lupa ya ibuku datang malam ini?
A: Maafkan aku. Apa yang harus aku lakukan? Maaf aku enggak dengar saat kamu ngomong.
A: Lagi hujan dan cuacanya sangat buruk. Hatiku sama seperti cuacanya. Aku minta maaf. Kamu tidak mau bertemu denganku, jadi apa aku harus memberikan (barang) ke XX?
22 Maret 2019: Ahn Jae Hyun mengundang direktur dari agensi mereka, GB Entertainment ke rumah mereka di Yongin. Goo Hye Sun marah karena mereka berisik larut malam.
G: Saat kamu pindah, tolong ubah kontrak apartemen menjadi atas namaku, supaya tak ada orang lain yang bisa datang. Tolong.
A: Kamu ngomong apa sih?
G: Apartemen ini kan atas nama kamu, jadi kamu bawa orang ke rumah kapan pun kamu mau. Tolong ubah menjadi atas namaku.
A: Kapan sih aku begitu? Aku meneleponnya soal drama besok. Aku ingin bicara dengannya lebih lanjut.
G: Ini jam 3 pagi.
A: Kamu pikir aku serendah apa sih sampai kamu bersikap seperti ini? Kita tinggal bersama kan?
G: Coba kamu ubah sudut pandang kamu tentang ini, baru chat aku lagi.
A: Kenapa kamu enggak peduli sudut pandang aku?
G: Enggak usah kirim-kiriman pesan tentang ini lagi karena enggak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Enggak usah dibalas. Aku mau tidur.
