Setelah Ditahan dan Dikeroyok Israel, Sutradara Palestina Peraih Oscar, Hamdan Ballal Dibebaskan
- IG @basilaladraa
Palestina, VoxPop – Hamdan Ballal, sutradara asal Palestina yang ikut mengarahkan film dokumenter pemenang Oscar No Other Land, dilaporkan dikeroyok oleh pemukim Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki, sebelum akhirnya dibawa oleh tentara Israel dan ditahan semalaman. Informasi ini disampaikan oleh keluarga, rekan kerja, saksi mata, dan pengacara Ballal.
Pada Selasa sore, tak lama setelah dibebaskan dari tahanan, pengacaranya, Leah Tzemel, menyatakan bahwa Ballal ditahan secara sewenang-wenang oleh polisi di pemukiman Israel Kiryat Arba’a, yang terletak di wilayah Tepi Barat. Scroll lebih lanjut ya.
Tzemel menambahkan bahwa Ballal mengalami pemukulan saat berada dalam tahanan. Setelah dibebaskan, ia langsung dilarikan ke rumah sakit di Hebron untuk mendapatkan perawatan akibat luka-luka yang dideritanya. Hal ini dikonfirmasi oleh saudara laki-lakinya, Nimer.
Meskipun mengalami dehidrasi dan memar-memar, Ballal akhirnya keluar dari rumah sakit dan kembali ke rumahnya di Susya, Tepi Barat, menurut keterangan Basel Adra, rekan sesutradaranya.
Penyerangan Terjadi di Depan Rumah, Disaksikan Keluarga
No Other Land menang penghargaan film dokumenter terbaik di Oscar 2025
- AP Photo/John Locher
Dalam kondisi masih diliputi emosi, Lamya – istri Ballal – dikutip dari CNN bahwa suaminya diserang oleh tiga pemukim Israel di depan rumah mereka, hanya beberapa saat setelah waktu berbuka puasa Ramadan. Menurut Lamya, awalnya Ballal melihat sekelompok pemukim tengah menyerang desa, dan saat mencoba mendokumentasikan kejadian tersebut, ia justru menjadi target penyerangan.
Ballal dipukul dengan brass knuckle (buku jari besi) dan popor senapan tepat di bagian kepala. Sementara itu, sekelompok pemukim lainnya melempari batu ke arah rumah dan berusaha menerobos masuk melalui jendela, di mana Lamya dan ketiga anak mereka yang ketakutan bersembunyi.
Tindakan Kekerasan oleh Pemukim Didiamkan Militer
VoxPop Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF)
- AFP/Jack Guez
Basel Adra yang datang ke rumah Ballal setelah menerima panggilan darurat, menyaksikan Ballal dan setidaknya satu orang lainnya dibawa oleh tentara Israel. Ia juga menyebutkan bahwa di sekitar rumah terdapat pemukim Israel bertopeng, polisi, dan militer Israel. Bahkan, tentara sempat menembak ke arah orang-orang yang mencoba mendekat. CNN melaporkan bahwa mereka menemukan selongsong peluru di tanah, hanya beberapa meter dari pintu rumah Ballal.
