Respons Mengejutkan Bos JDT Usai Malaysia Disanksi FIFA

Timnas Malaysia vs Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027
Sumber :
  • FAM

VoxPop – Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, akhirnya buka suara terkait sanksi berat yang dijatuhkan FIFA kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

img_title Dibantai Vietnam 0-3, Justin Hubner Sebut Piala AFF Bukan Turnamen Resmi FIFA, Media Vietnam Balas Gini

Sebagai tokoh utama di balik program naturalisasi, Ismail menegaskan bahwa semua proses perekrutan pemain sudah dijalankan sesuai aturan FIFA maupun hukum pemerintah Malaysia.

Dalam unggahannya di akun X, Ismail bahkan memperlihatkan surat resmi dari Departemen Registrasi Nasional (NRD) yang tertanggal 19 September 2025, hanya sepekan sebelum FIFA menjatuhkan sanksi.

img_title Dulu Alfred Riedl Hajar Vietnam dengan 1 Lilipaly, Kini Sudah 10 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dibantai

Dalam surat tersebut, Direktur Jenderal NRD, Badrul Hisham Alias, memastikan bahwa ketujuh pemain naturalisasi Malaysia sah berstatus warga negara berdasarkan hubungan kakek-nenek dengan Malaysia. Ia juga menegaskan seluruh prosedur telah sesuai hukum dan konstitusi.

Kondisi ini membuat Tunku Ismail geram. Ia menilai keputusan FIFA sarat kejanggalan dan tidak wajar.

img_title Pernyataan Menohok Pelatih Timnas Malaysia Usai Digebuk Thailand

“FAM telah mengikuti proses yang semestinya dan bekerja sama dengan FIFA serta pemerintah Malaysia. FIFA sudah menyetujui hal ini sebelumnya. Jadi mengapa keputusannya berubah sekarang? Apa yang sebenarnya terjadi? Mungkinkah ada entitas luar yang memengaruhi keputusan FIFA?” tulis Ismail di akun X pribadinya.

Ia juga mengisyaratkan adanya sabotase dari pihak tertentu yang khawatir dengan kebangkitan Harimau Malaya.

Tak berhenti di situ, pemilik klub Johor Darul Ta’zim (JDT) itu menegaskan FAM akan melawan keputusan FIFA dengan mengajukan banding.

“Pertanyaan lain: hukuman dijatuhkan tanpa memberikan alasan yang jelas. FIFA cepat sekali mengumumkan keputusan meskipun proses banding belum selesai. Siapa yang berada di New York? Saya harap FAM segera ajukan banding,” tegas Ismail.

“Kami tidak akan terintimidasi atau tunduk kepada pihak-pihak yang takut dengan kebangkitan Harimau Malaya. Perjuangan tetap perjuangan, dan keberanian datang dari kebenaran,” imbuhnya.

Seperti diketahui, FIFA resmi menjatuhi hukuman larangan bermain 12 bulan kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia, disertai denda masing-masing sebesar 2 ribu franc Swiss (CHF) atau sekitar Rp41,8 juta.

Sementara itu, FAM juga tak luput dari sanksi berupa denda sebesar 350 ribu CHF atau sekitar Rp7,3 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut