Panas! Usai Batalkan Pertarungan, Jake Paul Sebut Gervonta Davis Sampah Berjalan

Jake Paul saat sukses kalahkan Mike Tyson
Sumber :
  • AP Photo/Julio Cortez

VoxPop – Dunia tinju hiburan kembali diguncang kabar panas. Jake Paul resmi membatalkan duel eksibisi melawan Gervonta “Tank” Davis, setelah petinju asal Amerika Serikat itu tersandung kasus hukum serius yang melibatkan kekerasan dan penyekapan terhadap mantan kekasihnya.

img_title Prediksi Mengejutkan Jelang Anthony Joshua vs Tyson Fury, Mike Tyson dan Usyk Terbelah

Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Miami pada 14 November itu sejatinya menjadi salah satu laga paling dinanti di dunia hiburan dan olahraga.

Meski hanya berstatus ekshibisi dan tidak masuk rekor profesional, duel itu digadang-gadang bakal menyedot perhatian besar karena mempertemukan dua figur kontroversial, YouTuber yang bertransformasi jadi petinju versus bintang kelas ringan yang dikenal dengan gaya agresifnya.

img_title Anthony Joshua Sempat Terpuruk, Ternyata Ada Kalimat Sakti di Sudut Ring yang Bangkitkan Sang Juara

Namun, semua rencana itu berantakan setelah Davis dilaporkan ke polisi atas tuduhan penganiayaan, penyekapan, dan percobaan pembunuhan oleh mantan pasangannya, Courtney Rossel.

Dalam berkas pengaduan yang beredar di media AS, Rossel menuding Davis menyerangnya di tempat kerja pada 27 Oktober lalu dan mengaku telah mengalami kekerasan fisik berulang.

img_title Legenda Tinju Dunia Oscar De La Hoya Murka Jelang Duel Ryan Garcia vs Conor Benn, Sindir Keras Bos UFC Dana White

Akibat kasus itu, Most Valuable Promotions (MVP) promotor yang menaungi Jake Paul memutuskan untuk membatalkan pertarungan.

“Kami memilih untuk menangani situasi ini secara bertanggung jawab. Acara tersebut tidak akan dilanjutkan, namun Jake Paul tetap dijadwalkan tampil di event besar Netflix pada 2025,” ujar CEO MVP, Nakisa Bidarian, dalam pernyataan resmi.

Jake Paul tak bisa menyembunyikan kemarahannya. Dalam unggahan di media sosial, ia menyebut Davis sebagai sosok yang tidak pantas dihormati.

“Bekerja dengannya adalah mimpi buruk. Ketidakhadirannya di latihan, sikap tidak profesional, hingga tuduhan kekerasan dan penahanan seseorang. Jika Anda mendukungnya, berarti Anda mendukung dosa paling menjijikkan,” tulis Paul dengan nada emosional.

Sementara itu, kubu Davis mencoba menangkis tuduhan tersebut. Pelatihnya, Calvin Ford, menilai laporan itu sebagai “omong kosong” dan meminta publik tidak terburu-buru menghakimi. Meski begitu, hingga kini Davis belum memberikan pernyataan langsung.

Kasus ini pun membuat reputasi “Tank” Davis makin terpuruk. Ia sebelumnya juga pernah terseret masalah hukum serupa pada 2020, meski sempat berakhir dengan penyelesaian damai di luar pengadilan.

Di sisi lain, rumor pengganti Gervonta Davis langsung bermunculan. Nama Ryan Garcia sempat disebut sebagai calon lawan baru, namun segera dimentahkan oleh promotor Oscar De La Hoya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut