Hadiri Haornas 2022, Wapres: Olahraga Membentuk Karakter Bangsa
- Istimewa
Berkaitan dengan hal tersebut, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa pada Peringatan Haornas ke-37 tahun 2020 lalu, Bapak Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepadanya dan seluruh stakeholder olahraga nasional untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional.
Perayaan Haornas 2022 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kaltim
- Istimewa
Melalui arahan Bapak Presiden tersebut kata Menpora Amali, telah melahirkan DBON yang dipayungi oleh Perpres No.86 Tahun 2021 yang diterbitkan bertepatan dengan peringatan Haornas ke-38 pada tanggal 9 September 2021.
"Setelah 76 tahun Indonesia merdeka, barulah pada tahun 2021, kita memiliki desain untuk olahraga nasional. Baik untuk olahraga pendidikan, olahraga rekreasi atau yang sekarang disebut dalam UU No.11 Tahun 2022 sebagai olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi, dimana dalam DBON mengatur dari hulu sampai ke hilir, hulunya adalah kebugaran masyarakat, hilirnya adalah prestasi," ucap Amali.
"Tidak mungkin kita mendapatkan talenta-talenta yang akan menjadi atlet elite nasional, yang bisa membanggakan Indonesia di pentas olahraga dunia, baik single maupun multi event kalau masyarakatnya tidak sehat dan bugar. Oleh karena itu yang menjadi hilir dalam DBON adalah prestasi. Singkatnya, isi yang terkandung dalam Desain Besar Olahraga Nasional ini telah mengatur dari hulu sampai ke hilir yang melibatkan hampir semua kementerian dan lembaga di tingkat pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dibawah tim koordinasi tingkat pusat yang dipimpin langsung oleh bapak Wapres," tambahnya.
Menteri asal Partai Golkar itu pun menyebut pada peringatan Haornas ke-39 ini, dengan tema Bersama Cetak Juara, maknanya adalah kolaborasi dan keterpaduan langkah dalam melaksanakan tugas yang sudah diamanahkan oleh Perpres No.86 Tahun 2021 pada berbagai pihak, khususnya kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di daerah mutlak diperlukan.
"Keberhasilan Desain Besar Olahraga Nasional akan ditentukan oleh sejauh mana masing-masing pihak yang telah mendapatkan tugas, bisa melaksanakannya dengan baik secara terencana, sistematis dengan berorientasi jangka panjang serta berkelanjutan. Kita bisa mencetak juara yang membanggakan bangsa di pentas olahraga dunia, kalau kita bersama-sama," ungkapnya.
Target-target yang sudah ditetapkan dalam DBON, menurut Menpora bergelar Profesor itu akan terwujud kalau dalam pengerjaannya bersama-sama, dengan target Indonesia berada di peringkat lima dunia, baik Olimpiade maupun Paralimpiade saat 100 tahun Indonesia merdeka, 2045, atau tepatnya saat Olimpiade 2044.
