Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas, Value Bisnis Turun tapi Tetap Keras
- Twitter Manny Paquiao
Mirip
Akan halnya Yordinis Ugas, juara dunia kelas Welter versi WBA, dipilih menggantikan Spence, dua minggu sebelum laga, justru mengingatkan saya pada Pacman, 20 tahun silam. Bedanya Ugas saat ini juara dunia, sementara Pacman saat itu menyandang mantan juara dunia.
Setelah kehilangan gelar juara dunia kelas terbang versi WBC, dari petinju Thailand, Midgoen Singsurat (18/12/199), Pacquiao seperti frustasi. Padahal laga melawan petinju Thailand itu bukan kejuaraan, tetapi karena kalah KO-2, secara otomatis gelar dicabut.
Enam kemenangan berturut-turut selepas laga itu, seluruhnya ia menangkan dengan KO/TKO, tapi itu tetap tak mampu menghapus bayang menyakitkan. Maka terbanglah ia ke Amerika, tepatnya ke San Fransisko, California.
Singkatnya ia mendatangi Freddie Roach, pelatih top di Los Angeles. Niatnya ia ingin berlatih di sana. Tapi Roach mengacuhkannya. Modal mantan juara kelas terbang WBC, tidak membuat sang pelatih para juara itu mau menerimanya. Tapi karena kesungguhannya, Roach akhirnya mau juga menampungnya di the Wild Card Gym, West Hollywood, California.
Suatu hari, tepat dua minggu setelah Pacquiao bermukim di WCG, dan belum ditangani oleh Roach, tiba-tiba ia diberi tahu akan bertanding. Kaget? Pasti, apalagi ia akan menantang juara dunia asal Afrika Selatan, Lehlohonolo Ledwaba. Sang juara dunia kelas super bantam IBF ini sudah mempertahankan gelar lima kali, 4 dengan KO/TKO, di MGM Garden Arena, Las Vegas, Nevada (23/6/2001).
Catatan, Bob Arum, pemilik Top-Rank, sedang menggadang-gadangkan Ledwaba untuk menjadi pendamping si Golden Boy, Oscar De La Hoya yang sejak amatir berada di bawah Arum.
Makanya, ketika petinju Martinez, cedera, Arum 'meminta' Roach untuk mencari pengganti. Intinya bukan lawan yang berat agar mudah dikalahkan Ledwaba.
Sang pemilik WGC langsung menyanggupi. "Ada nih," kira-kira begitu. "Baru datang dari Philiphina dua minggu lalu. Belum sempat saya tangani, " katanya lagi.
Arum pun senang. Pasar taruhan saat itu 9-1 untuk Ledwaba. Ledwaba vs Pacquiao merupakan partai tambahan Oscar De La Hoya vs. Javier Castillejo. Saat itu, tak seorang pun yang peduli pada Pacman. Semua mata tertuju untuk Oscar dan Ledwaba.
