Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas, Value Bisnis Turun tapi Tetap Keras
- Twitter Manny Paquiao
"Merupakan sebuah kehormatan melawan juara dunia multi-divisi yang hebat, Manny Pacquiao. Saya lebih dari siap untuk menghadapi tantangan ini," tutur Ugas.
"Saya sangat menghormati Pacquiao, tetapi saya datang untuk memenangkan pertarungan ini," lanjut Ugas.
Jadi, secara teknik Ugas memang kalah, tetapi jika kubu Ugas mau mengulur permainan, bukan tidak mungkin Pacman akan kerepotan. Selisih delapan tahun, Ugas
(35) dan Pacquiao (43) bisa jadi kendala. Dari data ring terlihat Ugas bukan petarung yangau cepat-cepat menyelesaikan pertarungan. Dari 30 kali tampil, Ugas menang 26 kali dengan hanya 12 menang KO/TKO dan 4 kali kalah.
Dan Pacquiao sendiri bukan superman. Ia kehilangan gelar juaranya saat dikalahkan petinju tuan rumah, Jeff Horn (12/7/2017) di Brisbane, Australia. Kekalagan itu mrnyebabkan gelar juara dunia kelas welter versi WBO lepas. Jeff Horn, bukan siapa-siapa.
Sekali lagi, Ugas memang tidak sehebat Spence, tapi di atas ring, Pacquiao pasti tidak akan mudah untuk dikalahkan.
Selamat menyaksikan
M. Nigara
Wartawan olahraga senior
Komentator tinju tvOne
Mantan Wakil Sekjen PWI
