Kisah Atlet Muda Indonesia ke Panggung MMA Dunia: Darah Muda Mental Baja Diasah Pertacami
- Pertacami
Tak sekali-dua, orang tua Rico harus berhadapan dengan Petugas BK (Bimbingan Konseling) karena kebiasaannya ini. Bisa dibilang, Rico adalah salah satu jagoan di sekolahnya. Sampai pada akhirnya ayah dan ibunya menyerah, Rico pun akhirnya “diusir” dari rumah.
“Dulunya waktu SMP sering berantem sama teman, pukul-pukulan, terus orang tua saya juga jadinya, 'Kamu pergi ke pamanmu aja, soalnya kamu nih di sini nakal,' gitu. Soalnya saya waktu di kampung cukup nakal,” cerita Rico.
Awalnya, Rico sempat ragu. Apakah dia harus meneruskan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Utara dahulu atau langsung pergi. Setelah sang paman meyakinkannya, Ia lantas meninggalkan pulau Sumatera dan mendarat di Bekasi di mana Ia kemudian bertemu dengan Jeremia pada 2022 lalu.
Rico bersama Jeremia di Bekasi dan kemudian pertanyaan penting muncul, yaitu apakah si anak yang suka berkelahi di kampung ini mau menjadi atlet?
“Awal mulanya, saya ini punya paman namanya Jeremia Siregar, dia atlet pro. Awalnya saya ditanya, 'Kamu mau jadi petarung, gak?' katanya, ya sudah saya menjawab, 'Boleh', saya bilang,” ungkap Rico.
“Saya memang dari kecil udah ngefans sama paman saya. Saya sering nonton dia di TV, jadi saya terobsesi buat main pro terus sampai bisa menjadi atlet yang berprestasi,” tambahnya.
Rico mulai mendalami Muaythai, kemudian ia juga menyelami Wushu di kategori Sanda. Bisa dibilang, performanya di atas ring begitu apik meskipun Ia sempat kesulitan menjalani latihan harian. Hingga saat ini, Ia telah meraih empat gelar juara, salah satunya adalah menjadi jawara di Muaythai Bogor Kapolres Cup 2023 lalu.
Berawal dari perkelahian yang sia-sia dan kenyataan bahwa dalam beberapa bulan ke depan Ia akan membela Indonesia di panggung dunia, Rico menegaskan sudah ada perubahan dalam dirinya sejak berkomitmen sebagai atlet. Kini, ia memiliki tujuan dalam setiap pertarungannya.
“Iya pengen (jadi atlet), daripada saya pukul-pukulan di kampung nggak jelas, terus orang tua jadi pusing, ya, mending ke sini, kan,” ujar Rico.
