Bantah Terima Apartemen dari Kasus Lobster, Ini Profil Debby Susanto

Debby Susanto.
Sumber :
  • IG Debby Susanto


Bantah Terima Apartemen

img_title KPK Geledah Kantor Bupati Kuansing-Kantor DPRD, Dokumen dan BBE Disita

Debby memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar bahwa ia menerima apartamen. Ia menyangkal telah menerima unit apartemen dalam kasus suap benih lobster Edhy Prabowo.

Menurut Debby, ia tidak pernah kenal dan bertemu secara langsung dengan Edhy. Apalagi menerima apartemen.

img_title Bupati Langkat Terima Rp800 Juta Fee Proyek dan Gratifikasi Rp3,5 Miliar

Debby menganggap hal itu merupakan pencemaran nama baik. Ia masih mencari tahu dari mana sumber awal yang menyebutkan bahwa dirinya terbawa dalam kasus tersebut. 

Berikut klarifikasi Debby dilansir VoxPop Bulutangkis lewat video singkat berdurasi 2 menit 20 detik di akun Instagramnya, Kamis 4 Februari 2021:

img_title Jaksa Dakwa 3 Eks Pejabat Bea Cukai Terima Rp78,8 M Demi Permudah Barang Impor

"Hallo selamat siang semuanya, lewat video ini saya ingin mengklarifikasi terkait berita yang menyangkutpautkan nama saya Debby Susanto sebagai penerima unit apartemen dari bapak mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam kasus korupsi ekspor benih lobster.

Hal-hal yang ingin saya klarifiasi adalah sebagai berikut:

Pertama, saya tidak pernah kenal bahkan saya tidak pernah bertemu secara langsung dengan bapak Edhy Prabowo.

Kedua, saya tidak pernah menerima apapun dari bapak Edhy Prabowo termasuk unit apartemen yang disebutkan.

Ketiga, disebutkan bahwa saya menerima unit apartemen tersebut di tahun 2010 pada saya keluar dari PBSI, dan saat itu saya berada di rangking 96 dunia.

perlu ditekankan, pada 2010 saya masih aktif sebagai atlet PBSI, sebagai ganda campuran berpasangan dengan Muhammad Rijal, saat itu kita menempati rangking 20 dunia.

Pada tahun 2019 saya baru mengundurkan diri dari PBSI. Kalau disitu ditekankan 2010 saya keluar dari PBSI.

Keempat, hal ini merupakan pencemaran nama baik bagi saya dan keluarga saya. Saya sendiri belum tahu kenapa nama saya ikut terbawa dalam dalam kasus ini.

Sampai saya ini kita juga masih memastikan dari mana sumber awal yang menyebutkan nama saya bisa terbawa.

Saya ingin teman-teman media membersihkan nama saya dari kasus ini. Selain tidak ada hubungannya saya dengan kasus ini, juga menggangu privasi saya," kata Debby.


 
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid

KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Kasus Suap Bupati Kuansing

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemanggilan saksi selalu didasarkan pada kebutuhan penyidikan. Saat ini, penyidik masih mempelajari hasil pemeriksaan para pejab

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut