Langgar PPKM, Pemilik Kedai Kopi Pilih Mendekam di Jeruji Besi
Meskipun begitu, Asep mengaku jika perbuatannya itu salah. Menurut dia, mengandalkan penjualan dengam sistem take away membuat penghasilannya jadi berkurang dan menurun, tidak seperti biasanya.
"Denda 5 juta lebih memberatkan. Mau bayar juga uangnya dari mana," kata pemilik kedai yang berlokasi di Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, itu.
Unggahan foto tersebut sontak jadi ramai di sosial media dan dibanjiri banyak komentar netizen.
"Udah gila pemimpin disini, kalo gaboleh kerja kasih uang dong. Jangan bisanya ngmg aja dananya ga turun," tulis imyz18kr
"Sebenernya ga perlu denda/hukuman penjara..toh rata" yg kena pedagang kecil..klo buat kebijakan ppkm jgn memberatkan sblh kek gini..kcuali ada solusi..ada subsidi..subsidi mo gmn dpt..udh d korup dl an..yg dpt cm kenalan rt rw nya doank..mau ppkm d perpanjang jg tetep bakalan ada yg jualan..karena mereka butuh makan..butuh byr skolah..ibarat kata..yg penghasilan nya dagang harian bs dpt 20rb..skrg malah d persulit kek gini ga da solusi gmn?" tulis bae.lunaa
"Lagi PPKM gini yuk kita bantu sesama, diluar sana banyak banget yang gabisa makan karena usaha mereka terganggu. Untuk link donasi di kita bisa boleh cek link di bio?????" tulis rendyide
"Ya Allah pak,org jualan karna lagi kesusahan..mbok y di bantu lho pak.." ujar imyour_fii
