Ayah Mirna Salihin Sempat Kasih Napas Buatan ke Putrinya, dr.Djaja Curiga: Enggak Mungkin

Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin
Sumber :
  • YouTube Karni Ilyas Club

Dalam menanggapi kasus tersebut, dr. Djaja mengungkapkan adanya beberapa kontra indikasi yang bisa saja dialami Edi Darmawan yaitu bisa pingsan atau meninggal dunia. Hal itu bisa saja terjadi, jika memberikan napas buatan kepada Mirna yang diduga meninggal karena sianida.

img_title Ahli Forensik Bongkar Kejanggalan Bukti CCTV dalam Kasus Tewasnya Wayan Mirna Salihin

Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin

Photo :
  • YouTube Karni Ilyas Club

"Siapa yang kasih napas buatan lo akan mati juga, atau pasti dia pingsan. Percaya deh," katanya.

img_title Sidang PK Kasus Kopi Sianida, Jaksa Telisik Keaslian Rekaman CCTV yang Diserahkan Pengacara Jessica

Dalam hal ini Djaja juga mengungkap, bahwa adanya keanehan terhadap pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan terkait dirinya yang pernah memberikan napas buatan kepada Mirna Salihin.  

"Enggak mungkin, karena dari sini (lambung) kalau dari (letal dosis sianida) 150 mg berkurang dia kasih napas buatan itu sambil ditekan-tekan (timbulkan efek). Kalau 10 mg lebih dari 15 0mg lah masuk. Itu yang aneh-anehnya," tandasnya lagi.

img_title Jessica Wongso Kembali Ajukan PK, Jaksa: Lagu Lama Judul Baru

Di sisi lain, Djaja juga mengungkap bahwa akan ganjil jika sianida berisi 250 mg dibawa Jessica dalam bentuk cairan di botol.

"Di mana-mana orang yang siandia itu kalau kita bawa 250 mg itu kecil, tidak akan dibawa dalam bentuk cairan di botol, ngapain?"  tandasnya lagi. 

Djaja juga kembali mengingatkan tentang film Mission Impossible dimana jika salah satu orang yang meninggal dunia akibat bahan kimia. Maka keluarganya akan mendapat santunan dan bantuan dari kelompok mereka. 

Reaksi Warganet

Pernyataan yang dilontarkan oleh Edi Darmawan ini pun lantas mendapatkan banyak respons miring dari warganet. 

"Kalau dikasih napas buatan apa enggak kena juga mulutnya. Gimana sih aku jadi bingung," kata warganet.

"Ayah Mirna argumentasinya nggak masuk di akal," komentar lainnya.

"Sandiwaramu benar-benar keren," tandas lainnya.

Tak hanya warganet, ahli forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Djaja Surya Atmadja juga menyinggung soal tindakan pemberian napas buatan kepada korban keracunan sianida. Dokter Djaja menjelaskan bahwa tindakan tersebut tidak disarankan untuk dilakukan. Pasalnya orang yang memberikan napas buatan tersebut bisa saja ikut tak sadarkan diri.

Jessica Kumala Wongso dan kuasa hukumnya Otto Hasibuan

Bukan karena Dendam, Ini Alasan Otto Hasibuan Tetap Semangat Ajukan Peninjauan Kembali Kasus Jessica Wongso

Otto Hasibuan mengungkap alasan tetap memperjuangkan peninjauan kembali kasus Jessica Wongso. Ia menegaskan langkah tersebut bukan dilandasi oleh dendam.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut