PBNU Kecam Keras Pengakuan Mbah Benu Telepon Allah: Permainkan Ajaran Agama!

Sosok pemimpin Masjid Aolia, KH Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranolo (Mbah Benu)
Sumber :
  • YouTube

Gunungkidul – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras pernyataan pimpinan jemaah Masjid Aolia Gunungkidul, KH Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranolo (Mbah Benu) yang mengaku menelpon Allah SWT untuk menentukan 1 Syawal 1445 Hijriah pada Jumat 5 April 2024 lalu.

img_title Banyak WNA di Karawang Masuk Islam, MUI Lapor Imigrasi

"Ini sungguh memprihatinkan, harus dicegah dan tidak boleh terulang kembali," kata Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi dikutip dari Antara, Senin 8 April 2024.

Masjid Aolia Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Photo :
  • Google Maps
img_title Siapkan RUU, MUI Usul Istilah LGBT Diganti LGSP

Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menyarankan bahwa, umat Islam harus menerapkan ajaran agama sesuai Syariat yang benar dengan menerapkan ilmu dan akal.

"Tidak boleh mempermainkan ajaran agama Islam dan berdalih telah berbicara langsung dengan Gusti Allah SWT," imbuhnya.

img_title Diterpa Kasus Febrie Adriansyah, PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendor Berantas Korupsi

Ia menilai, agama merupakan hal penting dalam kehidupan Muslim, sehingga tidak dapat asal-asalan menjalannkannya. Apalagi sampai mengaku berkomunikasi langsung dengan Sang Khalik.

"Dasarnya ibadah dalam Islam harus sesuai tuntunan syariat yang dipahami dengan ilmu-ilmu standar ajaran agama Islam, yang sudah jelas dalil-dalilnya dan garis-garisnya. Semua harus ilmiah, rasional, dan dapat diuji keabsahannya oleh masyarakat umum," paparnya.

Fahrurrozi mengimbau, umat Muslim yang berdomisili di Padukuhan Panggang, Gunungkidul untuk mencari pemimpin atau ulama yang memahami Islam secara benar, dapat menjelaskan dan mempertanggungjawabkan ucapannya.

Jamaah Aolia sholat Idul Fitri hari ini

Photo :
  • Dok.Istimewa

Kemudian, lanjutnya, kepada Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku dapat langsung berkomunikasi dengan Allah.

"Benar dan salah seseorang dalam ajaran agama Islam hanya boleh diukur dengan ketentuan-ketentuan syariat sesuai tuntunan Alquran, hadist, qiyas dan ijmak para ulama,” pungkasnya.

Gedung PBNU

Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar

Jelang Muktamar NU pada 27-31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur, berbagai pandangan mulai bermunculan terkait sosok yang dinilai layak memimpin PBNU mendatang.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut