Heboh Sederet Nama Aplikasi Nyeleneh Program Pemerintah, Sukses Bikin Geleng Kepala Warganet

Ilustrasi aplikasi.
Sumber :
  • Pixabay

"i-Pubers"Petani
Ini merupakan aplikasi Menebus Pupuk, di mana dibuat oleh instansi pemerintah Kabupaten Demak. Di mana artinya itu merupakan bulu kemaluan.

img_title Sampaikan Bela Sungkawa soal Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II, AHY: Segera Investigasi!

Jebol Ya Mas
Merupakan sebuah program inovasi Puskesmas Anggut Atas. Aplikasi ini dibuat oleh instansi pemerintah di Kota Bengkulu.

Nama-nama aplikasi ini sering kali diambil dari singkatan atau akronim yang kreatif, dengan tujuan agar lebih mudah diingat oleh masyarakat dan menciptakan kesan yang positif serta inovatif.

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

Reaksi Warganet

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Viralnya sederet nama aplikasi pemerintah yang terdengar nyeleneh ini pun sukses mengundang reaksi warganet di media sosial. Mulai dari kritikan hingga candaan yang membuat orang-orang geleng-geleng kepala.

"Dari pemilihan nomenklatur aplikasi aja sudah menunjukkan bagaimana miskin moral dan ngga seriusnya para ASN kita. Boleh lucu²an tapi harus lebih menonjolkan kesan ramah, ini sih bukannya ramah malah vulgar. Ngga pantas sama sekali untuk aplikasi pelayanan publik, dan sama sekali ngga mencerminkan negara yang kepingin maju. Belum lagi launchingnya yang sok futuristik, heboh²an dan menghabiskan anggaran padahal ujung²nya ngga tepat guna. Negara maju lainnya ngga seperti ini, semua aplikasi pelayanan publik benar² melewati proses SDLC yang matang layaknya di perusahaan swasta, dan benar² bisa dimanfaatkan masyarakat, pemilihan namanya pun simpel tapi intuitif sesuai fungsinya. Ngga heran hacker pun prihatin dan meremehkan negara kita," tulis warganet.

"Bayangin bapak2 usia 40-50 tahunan, kumis tebel, rambut ala kadarnya, lagi rapat nentuin nama sambil cekikikan," kata lainnya.

"isi otaknya tercerminkan dalam nama-nama apk tersebut," tandas lainnya.

"Ternyata pejabat2 itu otaknya selevel itu," sahut lainnya.

"Keterlaluan sih ini tanpa memikirkan etika dan norma," kata lainnya.

"Apaan si, kok bisa approve, apakah se-instansi ga ada yang speak up kalo ini tuh “gak pantes," sahut lainnya.

"kayaknya bukan generasi muda, ya, yang buat program2 tsb dan mensahkannya? anak muda skrng biasanya ogah banget bikin nama gituan, cringe," kata lainnya.

Baca artikel VoxPop Trending menarik lainnya di tautan ini.

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong.

DPR-Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Bagi PPPK di Daerah

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menegaskan pemerintah tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun pengurangan gaji PPPK di daerah.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut