Profil Jenderal TNI Mulyono yang Buang Pangkat Bintang 4 di Depan Prajurit Kopassus

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Mulyono membuang pangkat.
Sumber :
  • Repro Youtube

Jakarta, VoxPop – Sosok Jenderal TNI (Purn) Mulyono tengah mencuri perhatian setelah momen dirinya membuang pangkat bintang 4 di kerahnya saat bersebelahan dengan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) kembali disorot.

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Momen Jenderal TNI Mulyono Buang Pangkat Bintang 4 di Depan Prajurit Kopassus

Profil Jenderal TNI (Purn) Mulyono

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Mulyono merupakan Jenderal bintang 4 TNI asal Desa Cepokosawit, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dia lahir pada 12 Januari 1961 dari pasangan Suyatno Yatno Wiyoto-Pardinah.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

Sebelum menjadi TNI, Mulyono adalah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat sedang kuliah, Mulyono melihat di dekat kampusnya sekelompok pria berseragam militer berjalan dengan gagah.

Setelah melihat hal itu, muncul ketertarikan di benak Mulyono untuk menjadi militer. Mulyono muda lantas mendaftarkan diri ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), dia kemudian diterima.

Singkatnya, Mulyono pun lulus dari AKABRI pada 1983. Dengan pangkat letnan dua, Mulyono mengawali kariernya sebagai Komandan Peleton (Danton) Yonif 712 Kodam VII/Wirabuana.

Setelah tugas satuan tempur dilalui, ia melanjutkan pendidikan militernya di Pendidikan Lanjutan Perwira Ke-ll Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Komando Pendidikan Latihan Kodiklat TNI AD di Bandung.

Tak hanya itu, usai  pendidikan, pada tahun 1995 ia ditugaskan sebagai Kepala Seksi Operasi Pengajaran (Kasiopsjar) Pusat Data (Pusdat) Pendidikan Infanteri di Kota Kembang.

VoxPop Militer: Jenderal TNI Mulyono

Photo :
  • Youtube

Cuma butuh 2 tahun, Mulyono sudah dipercayakan sebagai Komandan Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya untuk daerah Kodam I Bukit Barisan. Ia juga pernah menjadi Dosen Golongan V di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad) selama setahun.

Karier Mulyono di bidang militer terbilang sangat cerah. Setelah tahun 2000, berbagai jabatan-jabatan penting silih berganti diembannya.

Beberapa posisi yang pernah didudukinya antara lain Komandan Kodim 0901/Samarinda pada 2000, Asisten Operasi Kaskostrad pada 2006, Danmentar Akmil Magelang dan Danrem 032/Wirabraja pada 2009.

Pada 10 Mei 2011, Mulyono dilantik dengan pangkat Brigadir Jenderal (Jenderal bintang 1) dan diamanahkan sebagai Direktur Latihan Kodiklat TNI AD. Namun, di tahun yang sama pula posisinya bergeser menjadi Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD.

Setelah 20 tahun mengabdi, Mulyono dipromosikan sebagai Mayor Jenderal (Jenderal bintang 2) di TNI AD. Ia pindah ke Jakarta untuk berdinas sebagai Asisten Operasi KSAD pada tahun 2013.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut