Sosok Kesia Irena, Wanita Muda Tewas Tragis Dibunuh Oknum TNI AL di Sorong

Kesia Irena Yola Lestaluhu, wanita muda asal Sorong, tewas dibunuh oknum TNI AL
Sumber :
  • Istimewa

Sorong, VoxPop – Oknum TNI AL berinisial A (23) terungkap membunuh wanita bernama Kesia Irena di Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

img_title 2 WNA Dibunuh Secara Tragis di Pattaya, PM Thailand: Hal-hal Seperti Ini Tak Akan Terjadi Lagi

Jenazah Kesia Irena ditemukan warga dalam kondisi telentang tanpa busana di tepi Pantai Saoka pada Minggu, 12 Januari 2025 sekitar pukul 10.00 WIT.

Sosok Kesia Irena

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Dilansir dari berbagai sumber Kamis, 16 Januari 2025, pemilik nama lengkap Kesia Irena Yola Lestaluhu itu merupakan gadis kelahiran 2005. Saat ditemukan meninggal dunia Kesia Irena masih berusia 20 tahun.

Oknum TNI AL pembunuh Kesia Irena Yola Lestaluhu

Photo :
  • ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Kesia merupakan warga Jalan Danau Tigi, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Ibu dari Kesia, Amina Latale mengatakan bahwa putrinya merupakan anak yang baik dan sopan terhadap orangtuanya.

Tidak hanya kepada ibu dan bapaknya, Kesia juga terkenal sebagai gadis yang baik terhadap orang di sekitar tempat tinggalnya.

“Dia (Kesia) anak yang sopan ke orang-orang,” ujar amina kepada wartawan Senin, 13 Januari 2025 lalu.

Amina menyampaikan, Kesia juga kerap membantu pekerjaan orangtuanya, bahkan telaten merawat ibunya ketika sakit.

Percakapan terakhir Amina dengan Kesia

Amina mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, putrinya menerima telepon dari seorang teman pada Sabtu, 11 Januari 2025 sekitar pukul 23.00 WIT. Setelah menerima telepon, korban izin untuk keluar rumah.

Saat itu, Amina telah melarang putrinya pergi karena sudah larut malam. Namun, korban tetap pada pendiriannya. Korban berdalih saat itu pergi menggunakan mobil bersama teman-teman perempuan.

“Saya sudah bilang, Kesia jangan jalan, ini sudah larut malam. Dia bilang, saya tidak pakai motor, saya pakai mobil bersama teman-teman perempuan,” ujar Amina.

“Saya bilang mau pakai mobil, motor kah jalan tengah malam itu tidak bagus,” sambung Amina.

Amina mengaku ia sempat mendengar percakapan korban dengan temannya, saat itu korban minta dijemput di depan jalan. Setelah itu, Amina memilih untuk tidur. Sementara korban duduk di teras menunggu temannya.

“Saya tidur, kemudian papanya keluar, (papanya bertanya) kau mau keluar tidak, papa mau tutup pintu. Dia bilang tidak, dia alasan mau main hp dulu di teras, taunya pergi,” beber Amina.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut