Paradigma Baru Perguruan Tinggi dalam Kampus Merdeka
- vstory
Kampus Merdeka membawa paradigma baru yang menyegarkan dan kontekstualisasinya dalam kebutuhan pengembangan keahlian para perserta didik di perguruan tinggi, bukan malah menjadi guncangan seperti narasi yang muncul dalam tulisan kompas (Guncangan Kampus Merdeka, Kompas/10/01/2021). Kampus Merdeka mendekatkan praktik pendidikan yang tidak hanya hadir dan nampak, namun juga semakin menemui relevansi yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan sang aktor perubahan/agen of change. Kampus Merdeka menyebar benih lulusan perguruan tinggi yang cakap dan siap terjun ke masyarakat baik berpartisipasi dalam dunia kerja maupun menjadi roda penggerak ekonomi yang ada.
Percaturan antara globalisasi dan pendidikan adalah keniscayaan yang semakin kental dan tak bisa dihindarkan. Kampus merdeka selanjutnya mampu menyediakan keberlangsungan praktik pendidikan formal di perguruan tinggi agar bisa bertahan dan mampu unggul dalam isu globalisasi, dengan adanya transformasi pendidikan yang semacam ini, rombakan cara belajar dan mengajar konvensional tidak hanya satu arah namun menjadi kolaboratif.
Mekanisme pendidikan yang demikian juga serta merta membawa para lulusan perguruan tinggi akan semakin adaptif dalam mengakses aktualisasi keilmuan dan pengabdiannya di masyarakat, dimensinya bisa berbagai sektor semacam pekerjaan, ekonomi kreatif, pembelajaran dan lainnya. Tupoksi institusi pendidikan yang meluluskan manusia yang mampu menyebarkan manfaat seluas-luasnya adalah arti kesuksesan instansi pendidikan yang mumpuni. (Muhamad Ikhwan A A (Manajer Program Al Wasath Institute, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Jayabaya)
