Rocky  Gerung Seorang Republikan

Dari kiri Furqan Jurdi, Rocky Gerung dan Aktivis HMI Abdul Gafur (dok pribadi)
Sumber :
  • vstory

Sikap Rocky itu adalah seorang warga negara Republik tulen. Dengan hidup mengembara dalam alam intelektual, menjadi teladan bagi sesama warga negara, tidak menyerahkan diri untuk dikekang kekuasaan dan tidak terjebak di dalam istana untuk melantunkan pujian-pujian kepada penguasa. Seorang republikan lebih mengutamakan kearifan. Itulah Rocky. 

img_title Jokowi: TKN Memang Sudah Seharusnya Dibubarkan

Hanya dengan warga negara republikan sebuah republik akan bertahan. Kalau hanya mengandalkan politisi, negara republik akan bubar. Kalau hanya berdiri dengan gagah di atas demokrasi, demokrasi pun bisa meruntuhkan republik. Sejarah Romawi Kuno telah mengajarkan kita bahwa suksesi politik dan demokrasi electoral telah meruntuhkan republik pertama dalam sejarah itu.

 Kata James Wilson, Republik dibangun dengan kumpulan kesadaran sosial atau moral yang alami. "Seorang yang mampu mengelola urusannya sendiri, dan bertanggung jawab atas perilakunya terhadap orang lain, itu tidak hanya menyatukan masyarakat tetapi juga membuat pemerintahan republik yang demokratis”. Tanpa itu, republik bisa runtuh dan punah kapan pun dan dalam situasi apa pun.

img_title PBNU: Kami Hanya Siapkan Kader, Keputusan Ditangan Presiden

Penutup

Fenomena Rocky ini menjadi momentum kebangkitan kaum intelektual untuk membawa kita pada diskusi-diskusi yang lebih tajam. Sehingga tidak lagi terjebak pada feodalisme struktural yang telah merebak secara institusional dalam kekuasaan negara. 

img_title Menang Telak di Bali, Jokowi Ucapkan Terima Kasih

Kita sudah jauh tertinggal di bidang pendidikan, dan kecerdasan anak bangsa semakin merosot karena kita terjebak pada sentimen yang berlebihan. Diskusi politik hanya semacam panggung adu mulut yang tidak bernilai. Orang-orang berbicara tentang orang, tidak berbicara tentang ide-ide besar.

Hari-hari ini kita saksikan, mendekati musim pemilu, penampilan sosok yang kita nonton hanya mereka yang “asal berbeda” tanpa mengerti substansi perbedaan. Efeknya permusuhan terjadi secara meluas antara sesama warga negara

Rocky ada dalam diskusi itu, bertengkar dengan membawa ide besar tentang Republik, tapi menghindari diri membicarakan mengenai orang-orang. Layaknya Tradisi Platonis, perdebatan mengenai republik adalah diskursus politik dan kekuasaan.

Karena itu kita memerlukan lebih banyak lagi Rocky Gerung lainnya yang bisa membawa bangsa ini pada percakapan akal sehat, bukan pada pertengkaran, adu mulut dan sentimen personal.  Dengan manusia seperti Rocky kita akan membawa Republik terbang mencapai tujuan bernegara.  (Furqan Jurdi, Ketua Pemuda Madani)

Ilustrasi Foto Firli Bahuri dan Karyoto (Sumber Majalah Tempo 26 November 2023)

Integritas Firli Bahuri dan Komitmen Penegakan Hukum Irjen Karyoto

Setelah mempertimbangkan semua bukti-bukti pelanggaran etik yang dilakukan Firli saya menyimpulkan Firli memang bukan pribadi yang berintegritas.

img_title
VoxPop.co.id
8 Januari 2024
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut