Bahaya Persepsi bagi Otak Kita
- vstory
5. Tekstur
Pada sumber rangsangan yang terakhir yaitu tekstur, hal ini merujuk pada penerima rangsangan yaitu kulit. Saat sedang berjalan-jalan di toko baju kita pasti meraba baju-baju dan merasakan tekstur kain dari baju-baju tersebut. Hal lain juga terjadi ketika kita sudah selesai menggunakan handbody, kita dapat merasakan kehalusan kulit kita.
Masalah yang terjadi adalah ketika kita sudah menyukai produk-produk yang bagi kita cocok dan hasil perabaan di kulit enak tidak menyakiti kulit, maka biasanya kita akan merekam merek produk tersebut menjadi prioritas utama meskipun sebenarnya di luar sana masih banyak produk dengan kualitas yang lebih bagus namun kita menolak untuk mencoba kembali. Semua ini dapat direkam oleh otak kita dan ketika kita belanja kebutuhan kulit, maka handbody dengan merek tertentu yang sudah biasa kita pakailah yang akan selalu masuk keranjang kita. Meskipun pada awalnya kita melakukan percobaan berkali-kali untuk merek yang lain namun tetap kita pasti akan mempertimbangkan dua hingga tiga kali untuk memutuskan membeli produk lain.
Ketika sudah melalui semua rangsangan dan diterima oleh indra kita, maka kita sebagai konsumen akan mulai terpapar oleh semua informasi yang didapat. Semua pesan yang dapat ditangkap oleh otak kita bisa disebut dengan persepsi. Solomon et al (2006) berpendapat bahwa persepsi adalah proses di mana sensasi fisik seperti penglihatan, bunyi, dan indra penciuman yan dipilih, terorganisir dan diinterpretasikan. Ke depannya kita akan mendapat perhatian yang menyebabkan kita menjadi fokus pada merek tertentu. Kemudian kita akan memiliki pandangan bahwa setiap produk dimiliki oleh merek yang sudah berulang kali kita gunakan.
Namun, apakah kamu menyadari sesuatu yang terlewat? sejauh ini kamu sadar tidak bahwa semua hal yang kamu baca ternyata sudah memasuki alam bawah sadar kamu? Dimulai dari pemandangan bukan hanya tentang alam namun ada hal lain yang dapat membuat kamu tertarik, suara dari mulut ke mulut menjadi efek besar keberlanjutan pengambilan keputusan pembelian, bau yang sangat menarik menjadi prioritas kamu dibandingkan tujuan awal, rasa yang menjadi candu serta tekstur pada merek tertentu dapat menyingkirkan merek lain. Nah rasa tiba-tiba yang suka terjadi dalam kehidupan kita untuk mengambil keputusan dalam pembelian ini dalam bahasa ilmiahnya dapat disebut subliminal perception atau persepsi alam bawah sadar.
