Ketertarikan China terhadap Minyak Nigeria
- vstory
VoxPop – China merupakan negara adidaya yang berkembang sangat pesat dari segi ekonomi, teknologi, inovasi dan hubungan internasional. Untuk menjadi negara yang besar, China membutuhkan sumber daya yang mampu mendukung pertumbuhan atau pembangunannya.
Hal ini membuat China membangun relasi kepada negara-negara lain untuk bekerja sama dalam kebutuhan operasional. Nigeria sebagai salah satu negara yang memiliki sumber daya yang baik, menarik perhatian negara-negara lain. Nigeria dilirik oleh China karena memiliki kekayaan alam yang melimpah seperti minyak, gas alam, batu bara, dan sumber daya lainnya.
Nigeria adalah negara yang menjadi produsen terbesar di Afrika dan terbesar ke 4 di OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries). Menurut data tahun 2023 dari Energy Information Administration, Nigeria menghasilkan cadangan minyak sebesar 1.095.000 barrel/hari dihitung dari keseluruhan kilang terbesar di Nigeria dan terbukti memiliki sekitar 206,5 triliun kaki kubik (Tcf) cadangan gas alam pada awal tahun 2023.
Data dari Vortexa, Nigeria hampir tidak pernah melakukan impor minyak mentah dan gas alam namun mengekspor rata-rata sekitar 900 Bcf gas alam pada tahun 2012–2021. Kekayaan alam Nigeria tidak seperti yang diharapkan. Nigeria sering disebut sebagai “Negara kaya Minyak yang miskin” disebut dengan julukan ini karena ekonomi dan sistem politik Nigeria yang goyah dan tidak stabil. Akibat dari ketidakstabilan itu, China mengambil peluang untuk membuat sebuah kerja sama dan kebijakan luar negeri untuk mempermudah ekspor khususnya minyak dari Nigeria.
Berikut data yang menunjukkan konsumsi minyak oleh China periode 2011-2022. Ini menunjukkan bahwa China adalah negara yang sangat membutuhkan suplai minyak yang tinggi untuk mengoperasikan teknologi dan perindustriannya. Melihat kesempatan ada pada Nigeria dengan sistem ekonomi dan politik yang tidak stabil dan tidak efisien, China menawarkan sejumlah kesempatan dalam bentuk kerja sama untuk Nigeria membangun perekonomian.
Hal ini juga dipicu karena adanya kebutuhan China sebagai negara produksi yang memiliki industrialisasi yang cepat sehingga membutuhkan pasokan energi yang lebih besar. Namun, pada akhirnya mengapa Nigeria menjadi negara yang sangat miskin tetapi memiliki cadangan minyak yang sangat besar?
