Ibu Pahlawan Reformasi Wawan, Sumarsih

Saya Pesimis Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Sorot 20 tahun Reformasi - Sumarsih, ibu dari mahasiswa Universitas Atma Jaya Bernardus Realino Norma Wirawan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Kemudian, agenda reformasi tentang pemberantasan KKN. Korupsi sekarang masih merajalela, justru hari ini banyak menular ke politisi muda di berbagai tingkat. Misalnya, kasus Gayus Tambunan di Dirjen Pajak. Kemudian, anggota DPR juga banyak yang kena Operasi Tangkap Tangan KPK. Kepala daerah yang masih muda-muda juga banyak yang kena tangkap tangan KPK.

img_title 4 Mahasiswa Trisakti yang Gugur Disebut Sebagai Syuhada Reformasi

Selain itu?

Kemudian agenda penegakan supermasi hukum. Hukum kita faktanya masih tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kasus –kasus pelanggaran HAM, berkas penyelidikannya belasan tahun menggantung di Kejaksaan Agung.

img_title Kejagung Siap Hadapi Kasasi Tragedi Semanggi

Agenda lainnya yaitu Cabut Dwi Fungsi ABRI. Sekarang ini ABRI sudah kembali lagi kan di bangku kekuasaan. Misalnya, ada MoU antara TNI dan Polri yang menyatakan bahwa TNI itu dapat membantu Polri dalam menangani masalah ketertiban masyarakat. TNI juga telah membuat komitmen atau MoU dengan sejumlah kementerian sebagai pelaksana tugas.

Agenda menciptakan otonomi daerah seluas-luasnya, hari ini justru banyak menciptakan raja-raja kecil di daerah. Terakhir, tentang Amandemen UUD 1945. Itu kan sudah empat kali diamandemen, tapi sampai sekarang tidak bisa memberikan jaminan mengenai reformasi birokrasi di berbagai lembaga.

img_title 15 Menit Jokowi Ketemu Amien Rais Bahas Laskar FPI

Sorot 20 tahun Reformasi - Sumarsih, ibu dari mahasiswa Universitas Atma Jaya Bernardus Realino Norma Wirawan

Artinya?

Jadi menurut saya, sekarang ini perjalanan reformasi telah dibajak atau dirusak oleh sisa-sisa kekuatan Orde Baru.

Bagaimana Anda melihat kasus Semanggi yang menewaskan Wawan?

Peristiwa Tragedi Semanggi I dan Semanggi II kan mengawal pelaksanaan enam agenda reformasi. Kenapa pada saat itu mahasiswa menolak Sidang Umum MPR, karena yang ikut dalam sidang itu adalah kroni-kroni Soeharto hasil Pemilu 1997. Makanya isu mahasiswa waktu itu kan mendesak agar dilakukan Pemilu ulang terlebih dahulu. Karena sangat mungkin Sidang Umum MPR itu dipakai sebagai ajang konsolidasi kroni-kroni Soeharto.

Anda tahu Wawan terlibat dalam aksi tersebut?

Saya tahu persis apa yang dilakukan oleh anak saya Wawan. Hampir setiap malam kita selalu makan malam bersama-sama. Setelah makan malam bersama, kami itu biasa bercerita tentang aktivitas kami di luar rumah, termasuk saya mengetahui tentang enam agenda reformasi itu ya dari Wawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut