70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, Kian Erat dan Strategis
- KBRI Moskow
Kontak dan pertemuan Presiden kedua negara diharapkan dapat terus berlangsung. Presidsen Vladimir Putin dan Joko Widodo sama-sama menjabat sebagai presiden hingga tahun 2024. Hubungan kedua negara saat ini sedang menuju pada tingkat yang lebih tinggi yaitu dalam bentuk Kemitraan Strategis. Dokumen Kemitraan Strategis sedang dipersiapkan oleh kedua negara yang diharapkan dapat ditandatangani pada saat pertemuan Presiden kedua negara.
Sebelumnya telah ditandatangani Deklarasi Kerangka Kerja Sama Hubungan Persahabatan dan Kemitraan antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia dalam Abad ke-21 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Vladimir Putin di Moskow pada 21 April 2003.
Banyak Kesamaan
Indonesia dan Rusia memiliki banyak posisi yang sama dalam menyikapi isu-isu internasional dan regional, termasuk tantangan global. Kedua negara memiliki banyak potensi dan peluang kerja sama di berbagai bidang, baik ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pariwisata, iptek, pendidikan, sosial budaya, keamanan dan teknik militer.
Rusia sebagai pasar potensial bagi produk Indonesia, seperti minyak sawit, produk ikan, kopi, garmen, sedangkan Rusia menawarkan gandum dan produk-produk berteknologi tinggi kepada Indonesia. Kerja sama ini dapat saling melengkapi satu sama lainnya. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, nilai perdagangan Indonesia dengan Rusia tahun 2018 sebesar USD 2,55 milyar, dan pada periode Januari-November 2019 mencapai USD 1,92 miliar.
Nilai ini sebenarnya sangat kecil dibanding potensi yang ada. Rusia adalah kekuatan ekonomi nomor 12 dunia sementara Indonesia nomor 16.
Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi Rusia, seperti investasi pembangunan kilang minyak senilai USD 16 miliar di Tuban. Berdasarkan data BKPM RI, nilai investasi Rusia ke Indonesia pada periode Januari-September 2019 naik 10 kali lipat sebesar USD 17,29 juta dari USD 1,7 juta pada periode yang sama tahun 2018. Angka ini sebenarnya jauh dari nilai yang sebenarnya mengingat sebagian besar investasi Rusia ke Indonesia melalui negara ketiga.
Indonesia juga telah menjadi salah satu tujuan utama wisatawan Rusia. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, wisatawan Rusia ke Indonesia tahun 2018 sebanyak 125.728, naik 6,51% dari tahun 2017. Sementara itu, pada periode Januari-November 2019 wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 170.370 orang, naik 13,49% dari periode yang sama tahun 2018.
