Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Saya yang Mengarahkan Tito Karnavian Jadi Kapolri

Kapolri Jendral Badrodin Haiti
Sumber :
  • VoxPop.co.id/M. Ali. Wafa

Saat sudah jadi Kapolri, artinya impian Anda terwujud?

img_title Alasan Mantan Kapolri Batal Jadi Komisaris Utama Grab

Hampir semua lulusan Akpol impiannya jadi Kapolri, tanya saja semuanya (anggota polisi) karena karier tertinggi di situ. Artinya boleh kita mengimpikan seperti itu, tapi kita bisa lihat bahwa yang diukur bukan impiannya atau cita-citanya tapi seberapa besar, seberapa kuat dia untuk memperjuangkan cita-citanya itu. Jadi kalau santai-santai saja mana bisa sampai ke atas (jadi Kapolri). Semua seperti itu.

Pemilihan Kapolri itu ada campur tangan Presiden?

img_title Badrotin Haiti Pilih Jadi Komisaris Waskita Ketimbang Grab

Ya pastilah lah, yang mengangkat Kapolri kan bukan siapa-siapa. Kalau presiden enggak nunjuk, saya enggak jadi Kapolri.

Kalau boleh tahu, bagaimana komunikasi Anda dengan Budi Gunawan?

img_title Badrodin Haiti Tampil Berjanggut, Masih Dipanggil 'Kapolri'

Baik kok, enggak ada masalah, biasa saja.

Informasinya dulu Anda mencalonkan Budi Gunawan jadi Kapolri menggantikan Anda?

Ada empat yang kita calonkan. Ada angkatan 82, 83, 84 dan 85.

Untuk masalah calon Kapolri, Anda turut memberikan suara ke Presiden?

Kewajiban kita memberikan masukan, karena suara dari dalam (internal polri). Suara dari internal polri, tentu apakah nanti dipakai atau tidak bukan merupakan sutau kewajiban presiden. Pak Tito sendiri kita tidak masukan, karena memang beliau pernah saya tanya. Beliau ingin fokus di BNPT, karena di BNPT baru sebentar dan ingin membenahi BNPT, membenahi terorisme yang lebih efektif dan satu hal lagi katanya, masih banyak senior. Itu yang dia sampaikan ke saya.

Akhirnya Jokowi milih Komjen Tito?

Itu hak prerogatif presiden, waktu itu saya menghadap presiden dan Pak Mensesneg menyampaikan kepada saya.

Terpilihnya Komjen Tito kan melangkahi lima angkatan seniornya?

Tidak ada masalah, karena memang sistem pembinaan karier di polisi. Kalau sudah bintang tiga tentu sudah punya kapasitas memimpin polri, dari perwira pertama sampai perwira tinggi itu sudah jelas tertata, pendidikannya jelas. Kalau enggak sespim mana bisa jadi Kapolres, utama ada pendidikan yang harus dilalui.

Masalah kepangkatan jabatan sudah lengkap. Kalau sudah mencapai bintang tiga, sudah punya kemampuan mempunyai wawasan untuk bisa memimpin Polri. Sehingga tergantung Bapak presiden mau pilih yang mana. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut