Saya yang Mengarahkan Tito Karnavian Jadi Kapolri
- VoxPop.co.id/M. Ali. Wafa
Presiden telah mengeluarkan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual yaitu hukum kebiri, IDI menolak, dokter polisi siap eksekusi?
Eksekutor kan jaksa, nanti jaksa lah yang mengatur secara resmi. Tentu ada PP yang mengatur teknis, bagaimana pelaksana kebiri itu. Dan itu memang ruang yang diberikan oleh regulasi kepada hakim untuk memberikan hukuman tambahan.
Tapi apakah hukuman tambahan itu dipakai atau tidak, diserahkan ke majelis hakim. Nanti siapa yang melakukan eksekusi, sesuai uu yang melakukan eksekutor adalah jaksa. Jaksa ini bagaimana teknisnya kalau misalnya IDI tidak mau, ya nanti pasti akan pembicaraan-pembicaraan.
Langkah Polri atasi masalah kekerasan seksual?
Kasus kekerasan seksual banyak faktornya, apalagi sekarang eranya sudah terbuka, akeses informasi terbuka. Setiap orang bisa mengakses, film, atau masalah pornografi. Sehingga bisa saja mempengaruhi, ditambah lagi masalah narkoba, masalah minuman keras.
Tentu ini juga harus kita berantas, suapaya tidak banyak pengaruh. Yang paling penting pengawasan dari orangtua, misalnya anaknya bebas bisa saja terjerumus masalah narkoba, masalah pornografi. Oleh karena itu, benteng pertama adalah keluarga, bagaimana pendampingan orangtua, terkait masalah kekerasan narkoba itu yang harus diawasi.
Orangtua harus bisa manage waktu anak-anaknya, kalau misalnya anak-anak pulang sekolah, kemudian istriharat lalu kasih kegiatan saja, istirahat lagi lalu kasih kegaiatan. Kalau tidak terawasi, sudah ada jadwalnya anak diatur tidak terus begitu, keluar sekolah terus bebas sebebebasnya. Atau tidak ada kegiatan ini yang perlu ada keterlibatan orangtua.
Sekarang lagi trend sosialisasi Turn Back Crime di Indonesia dengan cara yang beda, bagaimana menurut Anda?
Turn Back Crime (TBC) ini adalah selogan dari interpol, artinya supaya mengingatkan kita kalau kejahtan jangan sampai dan kita juga harus mencegahnya, kita harus juga berpartisipasi, mencegah kejahatan itu. Penegakan hukum harus bisa melakukan pemberantasan. Itu selogan dari interpol yang harus disosilisasikan seluruh masyarakat.
Supaya mengingatkan masyarakat peran serta apa di dalam pencegahan dan pemberantasan itu. Kita akui sosilisasi kita berhasil, itu bukan uniform polisi, bukan seragam polisi, tidak ada seragam polisi seperti itu.
