Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr Nasaruddin Umar

Istiqlal Bisa Jadi Kiblat Peradaban Umat Islam Dunia

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

VoxPop.co.id – Namanya mulai dikenal publik saat menjadi Wakil Menteri Agama (Wamenag). Posisi Wamenag itu ia sandang setelah sebelumnya menduduki jabatan Dirjen Bimas Islam di Kementerian Agama. Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta ini menjadi Wamenag pertama sejak kementerian tersebut berdiri.

img_title Presiden Jerman Bakal Lawatan ke Indonesia 15 Juni 2026

Pria kelahiran Ujung-Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1959 ini dikenal sebagai sosok intelektual yang moderat. Selain itu, mantan komisioner Komnas Perlindungan Perempuan ini juga dikenal terbuka, toleran dan concern dengan isu perempuan.

Awal tahun ini, pria bernama lengkap Prof Dr Nasaruddin Umar ini dikukuhkan sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta. Nasaruddin mengatakan, jabatan yang diembannya kali ini merupakan amanah yang cukup berat. Ia berharap bisa melaksanakan amanah tersebut dengan baik

img_title Usai Salat Id di Istiqlal, Gibran Langsung Diserbu Warga Ajak Foto

Kepada VoxPop.co.id, Nasaruddin mengatakan telah memiliki beberapa misi yang akan dia lakukan nantinya. Misi tersebut berkaitan dengan citra yang harus terpancar dari Masjid Istiqlal. Pertama, Masjid Istiqlal harus menyimbolkan negara dengan ciri keislaman moderat dan bercorak rahmatan lil alamin. Selain itu, Masjid Istiqlal juga harus menjadi lambang persatuan dan kesatuan umat Islam. Masjid Istiqlal juga harus menjadi simbol toleransi antarumat beragama dan menjadi paru-paru spiritual Indonesia.

Demikian petikan wawancara yang dilakukan VoxPop.co.id dengan pria yang hangat ini. Wawancara dilakukan di ruangan Imam Besar Masjid Istiqlal.

img_title Penampakan Sapi Prabowo dan Gibran di Istiqlal Jadi Rebutan Jemaah, Beratnya 1,3 Ton


Bisa diceritakan bagaimana Anda bisa menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal?
Saya betul-betul tidak tahu, bermimpi pun tidak, kalau saya bisa dipilih atau diminta menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal.

Bagaimana prosesnya?
Saat itu saya sedang dalam perjalanan ke Bandung untuk ceramah. Tiba-tiba saya ditelepon, bahwa saya akan dilantik sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal. Saya kaget, sebab ga ada pemberitahuan sebelumnya baik melalui surat maupun email.

Lalu?
Akhirnya saya diminta ketemu Menteri Agama. Waktu ketemu Pak Menteri, saya bilang bagaimana ini ceritanya saya sampai diminta menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal. Sebab Istiqlal ini kan masjid negara, simbol negara, terbesar di Asia Tenggara, terbesar ketiga di dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut