Maskapai Penerbangan Ini Akan PHK 36 Ribu Pekerja

Pesawat United Airlines.
Sumber :
  • BusinessInsider

VoxPop – United Airlines mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) hampir setengah dari pekerjanya dalam waktu dekat. Pengumuman itu pun akan disebar kepada pekerja yang akan di PHK. 

img_title Tak Hanya Masyarakat RI, Istana Ungkap WN AS hingga Arab Saudi Ikut War Tiket Upacara HUT ke-81

Dilansir dari CNN Business, Kamis 9 Juli 2020, sebanyak 36 ribu pekerja termasuk 15 ribu pramugari, 11 ribu layanan pelanggan, 5.550 bagian pemeliharaan dan 2250 pilot akan menerima surat pemberitahuan tentang itu.

Pengumuman yang disampaikan pada Rabu waktu setempat itu, hanya selang beberapa hari setelah maskapai terbesar ketiga di dunia itu mengumumkan akan meningkatkan jadwal penerbangan pada Agustus mendatang.

img_title AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

Baca juga: Warga Inggris Dapat Diskon 50 Persen Makan di Restoran Hingga Agustus

Namun, memburuknya pandemi Virus Corona atau COVID-19 di AS di beberapa negara bagian, membuat rencana itu pun kandas. Industri penerbangan AS pun kembali terhantam.

img_title AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Sebelumnya, United Airlines beberapa bulan lalu telah mengatakan, PHK bisa saja dilakukan jika bisnis penerbangan belum berjalan sebelum Oktober. Rencana itu pun tampaknya semakin serius untuk dilakukan.

Pemberitahuan tersebut disampaikan ke karyawan karena berdasarkan hukum Federal, perusahaan wajib memberitahu para pekerja 60 hari sebelum PHK massal dilakukan. Karena itu, kemungkinan PHK akan dilakukan pada Oktober mendatang.

Pantau berita terkini di VoxPop terkait Virus Corona

Bendera Amerika Serikat

Trump Syaratkan Deposit hingga Rp 4,46 Miliar untuk Calon Imigran Dapatkan Visa AS

Syarat tersebut ditetapkan untuk memastikan pemohon visa memiliki dana yang cukup untuk mendukung dirinya selama di AS dan tidak mengandalkan bantuan dari pajak

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut