Warga Rusia di Moskow Kangen Main Gamelan di Tengah Pandemi COVID-19
- KBRI Moskow
VoxPop – Pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan besar bagi hubungan antarnegara, termasuk Indonesia dan Rusia. Namun, pandemi ini juga mendatangkan kerinduan yang menggebu dari bangsa kedua negara untuk kian merekatkan hubungan.
Ini terlihat dari pertemuan antara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow dengan para kaum muda Rusia. Berlangsung di Taman KBRI Moskow, 7 September 2020, puluhan pemuda Rusia terang-terangan menyatakan kerinduan mereka untuk belajar seni budaya Indonesia.
Baca juga: Kaum Milenial kini Diandalkan jadi Jembatan Hubungan Indonesia - Rusia
Di antara mereka ada yang sudah cukup lama bergabung dalam kegiatan KBRI ini dan menyatakan sudah tidak sabar menantikan dimulainya kembali kegiatan kelas mereka. Salah satunya adalah Julie Ryzhaya.
“Saya merasa bahagia saat bermain gamelan dan saya merindukan kembali kelas gamelan,” kata Julie Ryzhaya yang sudah mahir bermain gamelan dan menyinden. Julie bersama teman-temannya tidak dapat bermain gamelan sementara waktu karena situasi pandemi Covid-19.
Para peserta lainnya menyampaikan keinginan lebih luas lagi mengetahui budaya Indonesia. Inga Gnedo mengusulkan adanya kelas seni kriya dan membatik.
Sementara itu, Vladislav Pavlov menginginkan adanya kelas pencak silat dan Danil Khryapin mengusulkan kelas khusus yang mengulas sejarah dan perkembangan hubungan Indonesia dengan Rusia. Terdapat juga peserta yang menginginkan adanya kelas pengenalan kuliner Indonesia.
![]()
Dalam pertemuan informal yang dihadiri 46 kaum muda Rusia itu, KBRI Moskow mengajak pemuda Rusia untuk mengenal dan mencintai Indonesia walaupun dunia sedang dilanda pandemi. Ajakan tersebut disampaikan oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Moskow yang juga Wakil Duta Besar RI untuk Rusia, Azis Nurwahyudi.
Dia menyampaikan rasa senang bertemu dengan para sahabat Indonesia dan berkenalan langsung dengan sebagian dari mereka yang baru bergabung. Azis Nurwahyudi menambahkan bahwa tidak dapat mengundang banyak peserta pada pertemuan ini karena situasi pandemi Covid-19 dan pertemuan ini juga memperhatikan protokol kesehatan.
Menurutnya, pertemuan ini sekaligus menandakan dimulainya kembali kegiatan pembelajaran kursus kelas bahasa Indonesia, kelas tari tradisional Indonesia, dan kelas gamelan di KBRI Moskow. Kegiatan juga memperhatikan protokol kesehatan.
