Cerita Rasisnya Orang Ukraina ke Pengungsi Non Kulit Putih

Sejumlah pengungsi warga Ukraina tiba di Hongaria
Sumber :
  • tvonenews.com/Associated Press

Namun, ketika dirinya berbicara dengan para penjaga dalam bahasa Rusia, mereka mengatakan kepadanya bahwa Ayoub harus berbicara bahasa Ukraina dan mempertanyakan di pihak siapa saya berada. 

img_title Diserang Komentar Rasis, Mbappe Balas Telak Senator Paraguay: Anda Wanita yang Hina

Perlu diketahui, Universitas di seluruh Ukraina telah menarik mahasiswa internasional karena pendidikan berkualitas tinggi yang ditawarkan dengan biaya yang relatif rendah, berkisar antara US$4.000-US$5.000 setahun.

Siswa dari negara-negara seperti India, Nigeria, dan Maroko telah membantu menjadikan Kharkiv kota universitas yang dinamis dan telah berkontribusi pada ekonomi lokal. Banyak yang tetap tinggal di Ukraina setelah lulus dan bekerja di rumah sakit dan bisnis negara itu.

img_title Pemerintah Paraguay Turun Tangan Usai Senator Hina Kylian Mbappe, Pernyataan Rasis Bikin Dunia Geger

Tetapi beberapa siswa internasional mengatakan sekolah mereka tidak menawarkan bantuan untuk meninggalkan negara itu ketika pasukan Rusia melancarkan invasi. 

“Tidak ada yang membantu kami untuk pergi atau mengatur apa pun, kami hanya dibiarkan sendiri,” kata Deborah, seorang siswa berusia 19 tahun dari Nigeria utara. 

img_title Percakapan 85 Menit Trump-Putin Terungkap, Bahas Akhir Perang Ukraina

“Teman-teman saya pergi ke perbatasan Polandia dan diperlakukan dengan buruk oleh penjaga Ukraina. Bukan hanya orang kulit hitam seperti saya, siapa pun yang tidak berkulit putih,” ujarnya.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia kini berada dalam fase yang semakin rawan akibat konflik bersenjata yang terus meluas di berbagai kawasan

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut