Kemeriahan Perayaan Halloween di Arab Saudi

Perayaan Halloween di Arab Saudi
Sumber :
  • Twitter @BlvdRuhCity

VoxPop Dunia – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, kini memberikan izin untuk warga negaranya melakukan tradisi perayaan Halloween. Jika biasanya perayaan Halloween dilakukan di negara barat, tetapi kini perayaan Halloween juga dirayakan di jalan-jalan di Kota Riyadh, Arab Saudi.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Dilansir dari Arab News, perayaan Halloween itu dilakukan Warga Arab Saudi pada hari Kamis dan Jumat. Para pengunjung diberikan akses masuk gratis ke The Boulevard Riyadh dengan syarat mereka mengenakan kostum menakutkan.

Perayaan Halloween di Arab Saudi

Photo :
  • Twitter @BlvdRuhCity
img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Acara ini didedikasikan untuk menampilkan penyamaran yang menakutkan dan memamerkan desain kreatif orang Saudi dan penduduk. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang penuh dengan kesenangan, sensasi, dan kegembiraan saat orang-orang menemukan cerita di balik berbagai kostum karakter.

Salah satu peserta, Abdulrahman, memamerkan kostum makhluk mitologi Amerika Utara Wendigo. Legenda mengatakan bahwa makhluk folkloric adalah roh jahat yang merasuki manusia, menyerukan perasaan serakah dan lapar, dan mengkanibal orang, memakan daging mereka. Ini adalah kali pertama Abdulrahman merayakan Halloween di Tanah Air.

img_title Ronaldo Nazario Bicara soal Cristiano Ronaldo usai Gagal di Piala Dunia 2026: Kelasnya di Arab Saudi

"Ini perayaan besar, jujur, dan ada semangat kegembiraan… Dalam hal haram atau halal, saya tidak tahu tentang itu. Kami merayakannya hanya untuk bersenang-senang dan tidak ada yang lain. Kami tidak percaya pada apa pun," kata Abdulrahman sebagaimana dilansir oleh Arab News.

Perayaan Halloween di Arab Saudi

Photo :
  • Twitter @BlvdRuhCity

Para hadirin di acara tersebut menggambarkan acara itu sebagai bentuk hiburan yang tidak berbahaya.

Salah satu pengunjung acara, Khaled Alharbi, mengatakan: "Tindakan didasarkan pada niat. Aku di sini hanya untuk bersenang-senang," ujarnya

Alharbi datang bersama keluarganya, dengan anggota berpakaian seperti dokter, perawat, dan konsultan berlumuran darah. Alharbi menggendong seorang anggota keluarga berusia dua tahun yang berpakaian seperti penyihir, yang dengan main-main mengucapkan mantra kegilaan pada anggota keluarga lainnya.

Penduduk lainnya, Ameera, juga ikut larut dalam perayaan itu. Dia berpakaian penyihir dengan rambut merah beludru dan topi pesta, ditemani temannya, berpakaian seperti Catwoman. Keduanya duduk di trotoar, melengkapi kostum mereka dengan tato temporer, keduanya menceritakan pengalaman mereka.

"Saya mencoba membuat campuran perhiasan dan tato eyeliner. Saya pikir makeup juga menginspirasi saya. Ini adalah pertama kalinya saya merayakan Halloween. Tahun lalu saya melewatkan tanggalnya, jadi saya tidak akan melewatkannya kali ini," kata Ameera.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut