10 Ramalan Nyeleneh Dmitry Medvedev Dianggap Psywar Rusia ke Barat

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev
Sumber :
  • Mikhail Metzel, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP

Dolar AS Menguat

Photo :
  • VoxPopnews/Muhamad Solihin
img_title Rupiah Terus Melemah ke Rp 18.106 Meski Pasar Mulai Optimis Penunjukan Destry Damayanti Gantikan Perry Warjiyo

Terakhir, Medvedev memprediksi pasar saham terbesar dan aktivitas keuangan yang selama ini di AS dan Eropa, akan beralih ke Asia.

"Sistem manajemen moneter Bretton Woods akan runtuh, dan menyebabkan kehancuran IMF dan Bank Dunia. Euro dan Dolar akan berhenti beredar sebagai mata uang cadangan global. Mata uang fiat digital akan digunakan secara aktif sebagai gantinya," paparnya

img_title Rupiah Makin Melemah ke Rp 18.063, Pasar Respons Negatif Pengunduran Diri Perry Warjiyo dari Gubernur BI

Picu Kontroversi

Cuitan Medvedev soal ramalan dunia di tahun 2023 pun direspons Elon Musk, yang juga pemilik Twitter. Dia menanggapi ramalan tersebut dengan menulis "Epic thread!!", dalam tweetnya

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.972 Dibayangi Pelebaran Defisit APBN RI Imbas Lonjakan Harga Minyak Dunia

Meskipun dia juga mengkritik beberapa prediksi Medvedev, dan meminta netizen untuk mengingatkannya tentang ramalan Medvedev.

Postingan mantan pemimpin Rusia itu mungkin dianggap penting karena ini bukan hanya tentang seseorang atau tokoh yang populer di media, tapi Medvedev adalah pemimpin Rusia yang terus berperan dan pernah dianggap serius pihak Barat.

Belum lama ini, para ahli kebijakan luar negeri Barat membahas kepentingan Rusia dan melihatnya sebagai aktor rasional. Semakin jelas bahwa kepemimpinan Moskow tidak tertarik pada sesuatu yang rasional. Sebaliknya, mereka bertekad untuk menghancurkan Barat.

Usahanya adalah dengan ikut campur dalam pemilu Barat dan menyebarkan konspirasi jelas merupakan bagian dari agenda yang lebih besar untuk menebar kekacauan di Barat.

Rusia tahu bahwa ia memiliki banyak masalah di dalam negeri, termasuk demografi dan militer yang sejauh ini telah gagal di Ukraina. Oleh karena itu, untuk mengalahkan Barat, mereka harus memecah belah Barat karena tidak dapat dikalahkan dalam pertarungan yang adil.

Prediksi Medvedev menggabungkan beberapa poin yang secara jelas mewakili pandangan Moskow, dengan poin yang mungkin lebih baik digambarkan sebagai "trolling" atau postingan hanya untuk menimbulkan kontroversi.
 

Mata uang Rupiah.

Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 18.013 per dolar AS. Posisi itu melemah 16 poin atau 0,09 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.997 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut