Mengenang 1 Tahun Invasi Rusia ke Ukraina
VoxPop Dunia – Mengenang invasi Rusia ke Ukraina, begitulah kata yang tepat untuk mengingat kembali satu tahun lalu, tepatnya di tanggal 24 Februari 2022, Rusia memulai invasinya ke Ukraina.
Sampai hari ini yang awalnya disebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai operasi militer khusus itu ternyata menjadi perang berkepanjangan yang kian berlarut-larut.
Tentara Ukraina membawa jenazah tentara yang tewas dalam perang melawan Rusia.
- AP Photo/Daniel Cole.
Saat itu, 24 Februari 2022 Rusia memulai dengan menyerang wilayah Ukraina bagian utara, timur dan selatan.
Operasi ini dilakukan Putin setelah Ukraina secara terang-terangan – rencana mengungkap rencana untuk bergabung dengan pakta pertahanan militer NATO, sayangnya tindakan yang dilakukan Ukraina dianggap sebagai ancaman bagi Rusia. Alasan inilah yang kemudian mendorong Putin untuk melakukan demiliterisasi dan denazifikasi untuk melindungi etnis Rusia.
Enam Bulan Pertama Invansi
Seminggu setelah invasi dilakukan, pada 2 Maret Rusia mengklaim kendali atas kota selatan Kherson kemudian meluas ke Zaporizhzhia, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia, yang terbesar di Eropa.
Tak lama dari itu pada 16 Maret, Rusia kembali menyerang strategi pelabuhan Mariupol tempat warga sipil Ukraina berlindung, dalam serangan ini setidaknya ratusan orang dinyatakan tewas.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahkan menyebut serangan Rusia adalah yang paling mematikan yang pernah menangani Ukraina.
Serangan tak berhenti sampai di situ, pada 9 April misil Rusia kembali menyerang sebuah stasiun kereta api di timur kota Kramatorsk, 52 warga sipil dilaporkan tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka.
Pertempuran keras berkecamuk tepat pada tanggal 13 April, Ukraina membalas serangan dengan menembakkan rudal hingga membuat kapal menjelajahi Moskva, kapal utama Armada Laut Hitam Rusia hancur dan tenggelam.
VoxPop Militer: Tentara bayaran Rusia dari Grup Wagner
- osservatorioglobalizzazione.it
Pada 16 Mei, para pembela Ukraina di pabrik baja raksasa Azovstal menyerah kepada pasukan Rusia setelah dikepung selama hampir tiga bulan. Kejatuhan Mariupol menambah daftar panjang wilayah yang berhasil dikuasai Rusia.
Setelah empat bulan di invasi Rusia, sejumlah negara barat mulai mengirimkan banyak senjata ke Ukraina, termasuk beberapa peluncur roket HIMARS yang dipasok AS.
Pada 22 Juli, Rusia dan Ukraina untuk pertama kalinya menggelar mediasi dengan dijembatani Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
