6 Negara yang Sedang Berkonflik di Dunia, Mayoritas Berada di Tanah Arab
- timesofisrael.com
Jakarta – Ketika kita melihat peta dunia, tampaknya damai dan stabil, tetapi kenyataannya, beberapa negara sedang mengalami konflik internal atau eksternal yang mengancam kedamaian dan keamanan mereka.
Konflik ini dapat berasal dari berbagai sebab, seperti perbedaan etnis, agama, politik, atau ekonomi. Dalam artikel ini, akan membahas sejumlah negara yang sedang berkonflik di dunia saat ini.
Suriah
Konflik Suriah
- pixabay
Konflik Suriah telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Konflik ini dimulai pada tahun 2011 sebagai bagian dari gelombang protes di Timur Tengah yang dikenal sebagai "Arab Spring."
Namun, seiring berjalannya waktu, konflik ini berkembang menjadi perang saudara yang melibatkan pemerintah Suriah, kelompok pemberontak, dan berbagai kekuatan asing. Ribuan orang tewas, dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi. Meskipun ada upaya-upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik, situasi di Suriah tetap kompleks dan belum terselesaikan.
Ukraina
Perang Ukraina dan Rusia
Konflik Ukraina dimulai pada tahun 2014 ketika Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea dari Ukraina. Konflik ini berlanjut di wilayah timur Ukraina, di wilayah Donbas, di mana kelompok separatis yang didukung oleh Rusia bertempur melawan pasukan Ukraina.
Meskipun ada gencatan senjata yang dicoba, kekerasan masih sering terjadi, dan ratusan ribu orang telah kehilangan nyawa mereka dalam konflik ini. Ukraina terus berjuang untuk mempertahankan kedaulatannya dan mengakhiri konflik ini.
Yaman
Banyak anak Yaman mati kelaparan akibat perang
- MOHAMMED AWADH/SAVE THE CHILDREN
Yaman telah mengalami konflik berkepanjangan sejak tahun 2015, ketika pasukan pemberontak Houthi merebut kekuasaan di ibu kota Sanaa dan menggulingkan pemerintahan yang diakui secara internasional.
Konflik ini telah menyebabkan bencana kemanusiaan besar, dengan jutaan orang mengalami kelaparan dan penyakit, sementara infrastruktur negara hancur. Pada tahun 2021, beberapa pihak mengadakan perundingan perdamaian, tetapi situasinya tetap rapuh.
Afghanistan
Taliban
- @PanjshirProvin1
Konflik di Afganistan telah berlangsung selama beberapa dekade, dengan invasi Amerika Serikat pada tahun 2001 sebagai titik awalnya. Meskipun pasukan asing telah menarik diri pada tahun 2021, konflik internal terus berlanjut. Kelompok Taliban telah merebut kembali kekuasaan dan memunculkan ketidakpastian dan kekhawatiran akan pelanggaran hak asasi manusia.
