Pengadilan Rusia Unggah Foto dan Video Pelaku Terorisme Moskow, Babak Belur Disiksa
- AP Photo/Alexander Zemlianichenko
Rusia – Empat tersangka yang didakwa aksi terorisme di sebuah konser di luar Moskow dalam serangan paling mematikan di Rusia selama dua dekade muncul di pengadilan negara pada hari Minggu, dalam keadaan berlumuran darah, memar, dan babak belur serta tampak disorientasi.
Pengadilan Distrik Basmanny Moskow secara resmi mendakwa Dalerdzhon Mirzoyev (32), Saidakrami Rachabalizoda (30), Mukhammadsobir Faizov (19) dan Shamsidin Fariduni (25), karena melakukan serangan teroris kelompok yang mengakibatkan kematian rutusan orang. Pelanggaran tersebut diancam dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Pernyataan pengadilan mengatakan dua tersangka menerima kesalahan mereka dalam penyerangan tersebut setelah didakwa dalam sidang pendahuluan, meskipun kondisi para pria tersebut menimbulkan pertanyaan apakah mereka bisa berbicara dengan bebas, melansir Financial Review, Selasa, 26 Maret 2024.
Ini Dia Para Tersangka Penembakan di Moskow Rusia
- AP Photo/Alexander Zemlianichenko
Salah satu tersangka, Faizov, dibawa ke pengadilan langsung dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda dan duduk dengan mata tertutup selama persidangan. Dia dihadiri oleh petugas medis saat berada di pengadilan, di mana dia mengenakan gaun rumah sakit dan celana panjang dan terlihat dengan banyak luka.
Tiga orang lainnya muncul di pengadilan dengan kondisi memar dan wajah bengkak di tengah laporan di media Rusia bahwa mereka disiksa selama interogasi oleh petugas keamanan.
Salah satu tersangka, Rachabalizoda, dibalut di bagian telinga kanannya. Media Rusia melaporkan pada hari Sabtu bahwa telinganya dipotong selama interogasi.
Teroris Pelaku Penembakan di Rusia
- AP Photos
Tersangka lainnya mempunyai kantong plastik robek di lehernya, dan tersangka keempat dengan wajah bengkak tampak bingung dan kesulitan untuk tetap membuka matanya.
Kedua pria tersebut, yang diidentifikasi oleh media Rusia sebagai warga negara bekas republik Soviet, Tajikistan, namun bekerja sebagai buruh migran di Rusia, akan ditahan sebelum persidangan hingga 22 Mei, menurut saluran Telegram resmi pengadilan Moskow.
Kelompok ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas serangan konser tersebut berhasil merekrut ratusan pengikutnya dari kalangan buruh migran asal Asia Tengah di Rusia yang kerap marah atas diskriminasi yang sering mereka hadapi.
Ini Dia Para Tersangka Penembakan di Moskow Rusia
- AP Photo/Alexander Zemlianichenko
