Ditemukan 12 Kuburan Massal di Suriah yang Diduga Peninggalan Rezim Assad

Pemberontak Suriah bakar makam ayah Bashar al-Assad
Sumber :
  • Tangkapan layar

Damaskus, VoxPop - Lebih dari 12 kuburan massal ditemukan di Provinsi Daraa, Suriah selatan, pada Senin, 17 Desember 2024, dan berisi sisa-sisa jasad warga sipil yang diduga dibunuh oleh rezim pemimpin terguling Bashar al-Assad.

img_title Trump Minta Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon

Menurut pernyataan kelompok anti-rezim yang melakukan pekerjaan penggalian dengan peralatan konstruksi di Daraa,  sebuah kuburan massal ditemukan di distrik Izraa.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa 31 jasad ditemukan selama penggalian tersebut, dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah.

img_title Ancaman PHK Massal Bayangi Pekerja Industri Imbas Wacana Legalisasi Rokok Ilegal

VoxPop Militer: Tentara Nasional Suriah (SNA)

Photo :
  • Levant 24

Sebelumnya, kru Anadolu merekam video kuburan massal di wilayah Jembatan Baghdad di luar Damaskus, tempat penemuan sejumlah jasad yang diyakini merupakan warga sipil yang dibunuh rezim Assad.

img_title Ratusan Anggota Geng Kriminal Paling Kejam di El Savador Disidang Massal Atas 47.000 Kejahatan

Rekaman itu memperlihatkan lubang-lubang panjang dan dalam yang digali untuk mengubur jenazah-jenazah secara bertumpuk. Selain itu, karung-karung yang ditandai dengan kode penjara dan nama-nama almarhum juga terlihat di video tersebut.

Karung-karung yang dikeluarkan dari kuburan terlihat berisi sisa-sisa jasad.

Pemakaman tersebut diyakini dijadikan tempat untuk mengubur orang-orang yang meninggal karena penyiksaan dan kondisi-kondisi lainnya di berbagai penjara, termasuk Penjara Sednaya yang terkenal di ibu kota Suriah, Damaskus. (ant)

Akad Massal KPR BTN.

Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi, BTN Jadi Penyalur Terbesar

Tercatat, sebanyak 39.043 debitur BTN mengikuti akad secara langsung dan daring dari berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menempatkan BTN jadi kontributor terbesar

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut