Ratusan Anggota Geng Kriminal Paling Kejam di El Savador Disidang Massal Atas 47.000 Kejahatan

El Salvador menggelar persidangan massal terhadap 486 terduga anggota geng MS-13 yang terkenal kejam.
Sumber :
  • El Salvador Attorney General's Office Via Reuters

VoxPop – Pengadilan El Salvador pada hari Selasa, 21 April 2026, memulai persidangan kolektif terhadap 486 terduga anggota geng, dalam salah satu persidangan massal terbesar di bawah penindakan Presiden Nayib Bukele terhadap kekerasan geng melalui kekuasaan darurat yang kontroversial.

img_title Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi, BTN Jadi Penyalur Terbesar

Jaksa penuntut mengatakan bahwa dakwaan terhadap terduga anggota geng Mara Salvatrucha, atau MS-13, mencakup lebih dari 47.000 kejahatan yang dilakukan antara tahun 2012 dan 2022, termasuk akhir pekan yang merupakan akhir pekan paling berdarah di El Salvador sejak perang saudara.

Dakwaan tersebut termasuk pembunuhan, pembunuhan perempuan, pemerasan, dan perdagangan senjata.

img_title Nasib Gugatan Program MBG Ditentukan Besok, MK Siap Bacakan Putusan

Di bawah keadaan darurat yang mulai berlaku pada tahun 2022 dan telah berulang kali diperpanjang, pasukan keamanan telah menahan lebih dari 91.500 orang dan Kongres telah mengeluarkan dekrit yang mengizinkan persidangan massal.

Para anggota geng yang diduga terlibat kejahatan setelah dipindahkan oleh polisi ke Cecot di kota Tecoluca, El Salvador

img_title Pakar Soroti Integritas Lembaga Audit Negara dalam Sidang Blueray

Kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa penuntutan kolektif melanggar proses hukum dan menghalangi terdakwa untuk mengakses penasihat hukum.

Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerikamengulangi kekhawatiran atas pelanggaran hak asasi manusia melalui keadaan darurat yang diperpanjang, dan menyerukan diakhirinya penggunaannya sebagai strategi pemberantasan kejahatan.

"Rezim ini menangguhkan hak atas pembelaan hukum dan atas kekebalan komunikasi, dan juga memperpanjang jangka waktu penahanan administratif," kata komisi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Para terdakwa dalam kasus saat ini ditahan di lima penjara termasuk Cecot, penjara keamanan maksimum yang dibuka oleh pemerintahan Bukele pada tahun 2023 yang telah menjadi lambang penindakan tanpa toleransi terhadap geng di El Salvador.

Kejaksaan El Salvador telah mengajukan otopsi, analisis balistik, dan kesaksian saksi sebagai bukti, dan meminta hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara maksimal untuk setiap kejahatan.

Seorang terdakwa tunggal dapat menerima hukuman hingga 245 tahun penjara jika terbukti bersalah atas beberapa dakwaan.

Di antara mereka yang menghadapi dakwaan adalah para pemimpin geng yang diduga telah lama berkecimpung dalam gencatan senjata antara pemerintah dan geng pada tahun 2012 hingga 2014 selama masa kepresidenan mantan pemimpin Mauricio Funes.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut