Survei: Indonesia Jadi Negara dengan Kesejahteraan Psikologis Terbaik di Dunia
- dw
Orang yang terlibat dalam komunitas keagamaan juga dilaporkan memiliki kesejahteraan lebih tinggi. Bahkan menghadiri kegiatan keagamaan saat masih kecil ternyata berpengaruh pada tingkat flourishing ketika dewasa.
Anak muda sedang tidak baik-baik saja
Usia juga berperan penting, meski polanya berbeda di tiap negara. Di Australia, Brasil, dan Amerika Serikat, tingkat flourishing meningkat seiring bertambahnya usia. Namun di Polandia dan Tanzania justru menurun.
Negara lain, seperti Jepang dan Kenya, menunjukkan pola U yakni kesejahteraan tinggi di awal, turun di usia tengah, lalu naik lagi di usia lanjut.
Namun saat data 200.000 responden digabung, terlihat bahwa tingkat flourishing cenderung datar pada rentang usia 18 hingga 49 tahun, dan baru meningkat saat usia lebih tua.
Ini bisa menjadi sinyal bahwa generasi muda tidak sebaik generasi sebelumnya ketika berada di usia yang sama, kata para peneliti, dengan masalah kesehatan mental sebagai salah satu dugaan penyebabnya.
Mereka menambahkan bahwa belum jelas apakah tren global yang mengkhawatirkan ini terjadi karena anak muda memang memulai hidup dengan tingkat flourishing lebih rendah lalu membaik seiring usia, atau karena memang lebih sulit menjadi anak muda pada zaman sekarang dibandingkan dulu.
Studi ini akan terus mengikuti responden yang sama selama beberapa tahun mendatang untuk mencari jawabannya.
“Di banyak negara, anak-anak muda sedang tidak baik-baik saja. Ini benar-benar perlu jadi perhatian kita,” kata VanderWeele.
