Bus Terjun ke Sungai di Kamboja, 16 Tewas Puluhan Luka-luka
- Cambodia expats online
Ia mengimbau seluruh warga negara untuk mematuhi peraturan lalu lintas, dan menganjurkan agar mereka tidak mengemudi melebihi batas kecepatan atau dalam keadaan mabuk, karena alkohol mengganggu kemampuan berpikir dan kendali. Mereka harus mengenakan helm atau sabuk pengaman, tidak boleh menyalip secara ugal-ugalan, dan harus selalu berada di jalur kanan, tambahnya.
Ia mencatat bahwa untuk mencegah tragedi di masa mendatang, pihak berwenang—terutama polisi lalu lintas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perhubungan—harus terus memperkuat penegakan hukum, kampanye edukasi, inspeksi kendaraan, dan peningkatan infrastruktur transportasi.
"Mematuhi peraturan lalu lintas bukan hanya tentang menghindari denda atau menyenangkan pihak berwenang — ini tentang melindungi nyawa dan keselamatan Anda sendiri. Selalu ingat: Jangan terburu-buru! Tiba perlahan berarti tiba dengan selamat — kembali ke keluarga Anda," kata menteri tersebut.
Jumlah korban tewas meningkat dari 13 menjadi 16 orang pada Kamis malam, setelah tim penyelamat menyelesaikan pencarian di sungai, menurut kantor berita The Associated Press.
Penumpang yang terluka dibawa ke rumah sakit provinsi Kampong Thom, sementara pihak berwenang membawa jenazah korban tewas kepada keluarga mereka dengan ambulans.
Komite Keselamatan Jalan Raya Nasional (KNKT) menyatakan bahwa mereka mencatat hampir 700 kematian di jalan raya pada paruh pertama tahun 2025, menurun dari hampir 800 yang dilaporkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
