Indonesia di Mata Estonia

Duta Besar Republik Estonia untuk Indonesia, Veikko Kala.
Sumber :
  • Dok. Estonia

Jakarta, VoxPop – Pemerintah Estonia menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia pada 2026, dengan fokus utama pada inovasi maritim dan keamanan siber.

img_title Pasukan NATO di Estonia Bertambah Jadi 1.200 Personel pada 2027, Ada Apa?

Prioritas ini mencerminkan posisi Estonia sebagai salah satu negara digital terdepan di dunia, serta ambisinya untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan Indonesia di sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama.

Sebagai bagian dari agenda tersebut, Estonia juga memperkenalkan Veikko Kala, Duta Besar Republik Estonia untuk Singapura dan ASEAN sekaligus Duta Besar yang ditunjuk untuk Indonesia, yang sedang memulai misinya untuk memperdalam hubungan bilateral dan akan segera menjalankan tugas kedutaan secara penuh.

img_title Presiden Kelima Estonia Sambut Delegasi Indonesia Pingpong League, Siap Jalin Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda

Dalam misi ini, Estonia mengadakan serangkaian pertemuan dengan sejumalh kementerian, BUMN, dan mitra strategis lainnya. Pertemuan-pertemuan yang berlangsung membahas peluang kerja sama dalam inovasi maritim, transformasi digital, keamanan siber, perlindungan infrastruktur bawah laut yang penting, hingga isu-isu perdagangan.

“Indonesia adalah salah satu negara maritim paling penting di dunia. Estonia melihat banyak keselarasan, terutama dalam inovasi pelabuhan digital, keberlanjutan, dan efisiensi logistik,” ujar Veikko Kala, Jumat, 21 November 2025.

img_title Negara NATO Siap Bangun Pangkalan Perang di Perbatasan Rusia

Estonia menekankan bahwa inovasi maritim akan menjadi salah satu prioritas utama pada tahun depan. Port of Tallinn, yang dikenal sebagai salah satu pelabuhan paling digital dan efisien di Eropa Utara, menjadi contoh kemampuan Estonia dalam pengelolaan pelabuhan modern.

•    Digital Twin Usage: Port of Tallinn sedang mengembangkan infrastruktur smart port dan memperluas penerapan digital twin yang sudah digunakan di berbagai aplikasi perkotaan di Estonia. Model ini mencakup tata letak terminal, pergerakan kapal dan kendaraan, serta simulasi lingkungan.

•    Automation Level: Di Port of Tallinn, sistem Smart Port mengelola proses utama terminal feri dengan tingkat otomatisasi tinggi. Sistem ini menggunakan automatic licence plate recognition, electronic pre-check-in, automatic check-in, serta manajemen jalur dan lalu lintas yang sepenuhnya otomatis. Teknologi ini sudah digunakan di Old City Harbour, Muuga, dan Paldiski South Port.

•    Turnaround Time Improvements: Solusi Smart Port secara signifikan mengurangi waktu tunggu dan mempercepat proses bongkar muat. Electronic pre-check-in dan jalur otomatis memotong waktu tunggu hingga setara 320.000 jam manusia per tahun. Berdasarkan data penyedia teknologi, waktu antre kendaraan dan proses check-in turun lebih dari 50% di beberapa terminal berkat teknologi pengenalan kendaraan dan manajemen jalur otomatis.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut