Trump Bakal Kelola Kilang Minyak Venezuela Usai Tangkap Maduro

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di KTT Perdamaian Gaza
Sumber :
  • Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Washington, VoxPop – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan pihaknya bakal mengelola kilang minyak Venezuela usai menangkap Nicolas Maduro di Caracas pada Sabtu, 3 Januari 2026.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Trump menyatakan bahwa Amerika akan “menjalankan” Venezuela untuk sementara waktu setelah serangan militer AS berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers, menyusul operasi militer besar yang dilakukan Amerika Serikat di Venezuela pada Minggu 4 Januari 2026.

Trump mengatakan Amerika akan mengelola Venezuela hingga tercapai transisi kekuasaan yang aman, tertib, dan dianggap sah. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan minyak besar asal Amerika Serikat akan masuk ke Venezuela untuk memperbaiki infrastruktur minyak yang selama ini disebutnya rusak dan tidak produktif.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Donald Trump Pamer Foto Presiden Venezuela, Maduro Usai Ditangkap

Photo :
  • ANTARA/Truth Social @realDonaldTrump

Trump menilai industri minyak Venezuela telah lama mengalami kegagalan pengelolaan. Ia menyebut perusahaan minyak AS akan menginvestasikan miliaran dolar untuk memperbaiki fasilitas produksi dan distribusi, sekaligus menghidupkan kembali sektor energi negara tersebut. Trump mengklaim langkah ini akan menghasilkan keuntungan bagi rakyat Venezuela dan juga Amerika Serikat.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Venezuela sendiri memiliki cadangan minyak mentah yang sangat besar, sekitar 303 miliar barel, atau hampir 20 persen dari total cadangan minyak dunia. Hal ini menjadikan negara tersebut sebagai salah satu target strategis dalam kebijakan energi global Amerika.

Namun hingga kini belum jelas bagaimana mekanisme Amerika Serikat dalam “menjalankan” Venezuela. Trump hanya menyebut bahwa pengelolaan sementara akan dilakukan oleh sebuah kelompok, tanpa merinci siapa saja yang terlibat. Ia mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah melakukan komunikasi dengan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez.

Trump mengklaim Rodríguez bersedia melakukan apa pun yang diminta Amerika Serikat. Pernyataan ini langsung dibantah oleh Delcy Rodríguez melalui siaran televisi pemerintah Venezuela. Ia menegaskan bahwa Nicolás Maduro tetap merupakan satu-satunya presiden sah Venezuela dan pemerintah siap mempertahankan kedaulatan negara.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan skala besar ke Venezuela.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato Rabu malam

Photo :
  • Reuters
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut